MALANG – Transformasi lahan peternakan sapi perah menjadi destinasi wisata edukasi di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Kabupaten Malang, menunjukkan perubahan pola pengelolaan usaha berbasis desa yang kini menggabungkan sektor peternakan, edukasi, dan pariwisata dalam satu kawasan terpadu.
Pengembangan wisata yang dikenal dengan nama Milkindo Green Farm tersebut tidak lagi sekadar berfungsi sebagai peternakan produksi susu, tetapi juga menjadi ruang belajar terbuka bagi pelajar dan wisatawan keluarga yang ingin mengenal langsung proses peternakan dan pertanian di lingkungan pedesaan.
Konsep wisata edukasi ini berkembang seiring meningkatnya kunjungan dari berbagai sekolah yang sebelumnya hanya datang untuk kegiatan pembelajaran sederhana seperti memerah susu sapi, namun kemudian mendorong pengelola untuk memperluas layanan menjadi paket wisata terpadu.
Marketing Milkindo Green Farm, Surya Pamuji, menjelaskan bahwa perubahan konsep tersebut merupakan respons terhadap tingginya minat lembaga pendidikan yang ingin memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa.
“Kemudian antusias dari sekolah itu semakin banyak. Kemudian kami berinovasi bagaimana pengunjung yang datang ke sini tidak hanya memerah sapi tapi berikan edukasi dan menjadi sebuah wisata,” kata Surya kepada Suryamalang sebagaimana dilansir Suryamalang, Minggu (21/06/2026).
Ia menambahkan bahwa inovasi tersebut kemudian melahirkan berbagai fasilitas tambahan seperti area berkebun, permainan edukatif, hingga wahana rekreasi seperti flying fox, ATV, panahan, kereta mini, dan area bermain keluarga yang membuat destinasi tersebut semakin diminati berbagai kalangan.
Lokasi wisata yang berjarak sekitar 45 menit dari pusat Kota Malang itu juga memiliki akses yang mudah dilalui kendaraan besar, termasuk bus pariwisata, sehingga kerap menjadi tujuan kunjungan rombongan sekolah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Selain wisata rekreasi, konsep edukasi tetap menjadi fokus utama, terutama dalam memberikan pemahaman kepada pengunjung mengenai proses produksi susu, pengelolaan peternakan, serta pengenalan dunia agrikultur secara langsung di lapangan.
Pengunjung bernama Adinda Larasati mengaku pengalaman tersebut memberikan nilai tambah bagi anak-anak karena dapat belajar langsung mengenai dunia peternakan.
“Edukasi seperti ini membuat mereka bisa mengetahui bagaimana sih caranya memerah susu dari sapi. Kemudian mereka juga bisa tahu jenis-jenis sapi,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan wisata edukasi berbasis peternakan di Kabupaten Malang menjadi alternatif penting bagi keluarga yang ingin mengisi libur dengan kegiatan yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga mendidik.
Pengembangan Milkindo Green Farm ini sekaligus menunjukkan potensi ekonomi desa berbasis inovasi yang menggabungkan sektor pertanian dan pariwisata sebagai penggerak baru ekonomi lokal. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara