PHR Bekali UMKM Seroja Keterampilan Produksi Baglog Mandiri

KAMPAR – Upaya memperkuat ekonomi desa terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro. Kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Seroja di Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar mengikuti program benchmarking dan pelatihan intensif pembuatan media tanam jamur tiram (baglog) guna meningkatkan produktivitas dan kemandirian usaha budidaya jamur.

Program yang difasilitasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan tersebut memberikan pembekalan teknis kepada para anggota kelompok terkait proses pembuatan baglog secara mandiri, pengolahan bahan baku sesuai standar, teknik pencampuran media tanam, hingga pengemasan yang mendukung kualitas produksi.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan rumah jamur, termasuk pengaturan suhu, kelembapan, sanitasi, serta identifikasi jamur tiram yang sehat dan produktif. Kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan kelompok terhadap pasokan baglog dari luar sehingga biaya produksi dapat ditekan dan hasil panen meningkat.

Salah seorang anggota UMKM Seroja, Mutmainah, mengaku pelatihan tersebut memberikan solusi atas berbagai kendala teknis yang selama ini dihadapi kelompoknya.

“Selama ini kami sering terkendala masalah teknis operasional karena minimnya pengetahuan. Pelatihan ini memberikan kami ilmu tentang teknik budidaya dan pengelolaan kumbung yang tepat. Tentunya memberikan rasa optimis dan motivasi buat kami untuk terus meningkatkan produktivitas guna mendukung kemajuan ekonomi di desa kami,” kata Mutmainah, sebagaimana dilansir Riauin, Senin, (22/06/2026).

Kegiatan penguatan kapasitas tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan UMKM, Pemuda dan Perempuan yang dijalankan PHR untuk mendukung pengembangan usaha berbasis potensi lokal di wilayah operasional perusahaan.

Manager PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan pelatihan dan benchmarking menjadi langkah strategis untuk mendorong kelompok usaha agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

“Melalui benchmarking dan pelatihan ini, Kelompok Seroja kini telah jauh lebih siap dalam mengembangkan budidaya jamur tiram secara mandiri. Penguatan kapasitas ini merupakan langkah nyata dukungan PHR bagi Masyarakat untuk kemandirian usaha dan penguatan ekonomi desa,” kata Iwan.

PHR menyebut pendampingan terhadap UMKM Seroja dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat. Melalui dukungan tersebut, UMKM Seroja diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga Desa Rimba Beringin melalui sektor budidaya jamur tiram. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

KDKMP Belum Berjalan, Status dan Penempatan Manajer Dipertanyakan

PDF đź“„Kejelasan pihak yang mengangkat, menempatkan, dan bertanggung jawab terhadap manajer menjadi bagian penting dalam …

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga Sekaduyantaka

PDF đź“„Gerai Koperasi Desa Merah Putih Sekaduyantaka mulai membuka aktivitas setelah pembangunan rampung, dengan harapan …

Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi, Ini Barang yang Disiapkan

PDF đź“„Penerbitan Perpres Nomor 82 Tahun 2026 membuka tahap operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *