KABUPATEN BOGOR – Pemadaman listrik yang berlangsung selama beberapa jam membuat ribuan aktivitas warga di tiga desa di Kecamatan Nanggung terganggu pada Minggu (21/6/2026) malam. Gangguan tersebut terjadi akibat kerusakan konstruksi jaringan listrik yang berada di wilayah Kecamatan Leuwisadeng.
Tiga desa yang terdampak pemadaman yakni Desa Kalongliud, Desa Pangkaljaya, dan Desa Bantarkaret. Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, pasokan listrik di ketiga wilayah tersebut belum kembali normal sehingga masyarakat terpaksa beraktivitas dalam kondisi minim penerangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, listrik mulai padam sekitar pukul 20.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah aktivitas warga terhambat, terutama pada malam hari ketika kebutuhan penerangan meningkat.
Salah seorang warga, Jono, mengaku pemadaman berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan saat malam semakin larut.
“Padamnya listrik tadi dari sekitar pukul 20.00 WIB, sampai sekarang pukul 22.00 WIB belum nyala,” ujar Jono.
Sementara itu, Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang, Riyansyah, menjelaskan bahwa gangguan dipicu oleh kerusakan pada konstruksi jaringan listrik yang menyebabkan pasokan listrik ke wilayah terdampak terhenti.
“Waalaikumsalam, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sehubungan sedang ada gangguan konstruksi tiang patah, saat ini sedang dalam perbaikan oleh petugas. Kami upayakan secepatnya normal kembali,” kata Riyansyah, sebagaimana dilansir Narasitoday, Minggu (21/06/2026).
Menurut Riyansyah, titik gangguan berada di wilayah Kecamatan Leuwisadeng. Petugas PLN terus melakukan perbaikan agar distribusi listrik ke Desa Kalongliud, Desa Pangkaljaya, dan Desa Bantarkaret dapat segera dipulihkan.
“Di daerah Leuwisadeng, yang patahnya konstruksi besi di atasnya,” ujarnya.
PLN menyebut gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 20.30 WIB. Hingga proses perbaikan selesai, warga di tiga desa tersebut diharapkan bersabar sembari menunggu normalisasi pasokan listrik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara