JAKARTA – Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, serta program penguatan ekonomi pedesaan yang disalurkan Kementerian Pertanian (Kementan) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.
Penilaian tersebut disampaikan Gerakan Pemuda (GP) Ansor setelah melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan berbagai bantuan pertanian yang telah diterima kader dan masyarakat desa. Organisasi kepemudaan itu menyebut bantuan pemerintah tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas di tingkat pedesaan.
Ketua Umum (Ketum) GP Ansor, Adin Jauharudin, mengatakan pihaknya telah menyampaikan laporan pemanfaatan bantuan kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan di Kantor Pusat Kementan.
“Kami melaporkan soal apa yang selama ini sudah kita lakukan terkait pemanfaatan dan dampak dari traktor yang diberikan Kementan bagi Ansor dan masyarakat. Selain itu juga terkait kerja sama pengembangan ekonomi bersama Bulog dan pemanfaatan benih-benih yang diberikan oleh Kementan. Inti dari semua itu adalah luar biasa, telah memberikan dampak ekonomi yang terus berputar bagi para kader dan masyarakat,” ujar Adin, sebagaimana diberitakan Panennews, Jumat, (19/06/2026).
Menurut Adin, manfaat bantuan tersebut tidak hanya meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Karena itu, GP Ansor terus mendorong keterlibatan kader dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan penguatan swasembada pangan nasional.
“Kami memang konsentrasi untuk menumbuhkan pertanian di desa dan mendukung semua langkah-langkah Kementan terkait swasembada pangan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Syafiq Sauqi, menjelaskan bantuan yang diberikan Kementan telah dimanfaatkan hingga tingkat desa. Bantuan berupa hand traktor, traktor roda empat, combine harvester, dan benih hortikultura dinilai mampu meningkatkan efisiensi usaha tani serta mempercepat pengolahan lahan.
“Beberapa kader kami sudah mendapatkan bantuan dari Pak Menteri berupa hand traktor, combine harvester, traktor dan beberapa benih hortikultura. Ini sangat membantu kegiatan ketahanan pangan kader kami di daerah, bahkan sudah menyentuh kader-kader di desa. Sehingga Ansor dalam hal ini ikut berperan dalam kegiatan swasembada pangan di daerah,” ujarnya.
Selain peningkatan produksi, GP Ansor juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan yang tengah menjadi fokus pemerintah. Komoditas strategis seperti kopi, kakao, kelapa, dan tebu dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat serta memperkuat kemandirian desa di masa mendatang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara