Kolaborasi Unpam dan UMKM Lahirkan Teknologi Kebersihan Digital

SERANG – Inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi Internet of Things (IoT) mulai diterapkan di tingkat usaha mikro di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, melalui kolaborasi mahasiswa Universitas Pamulang dengan Warung Sembako Berkah Mandiri. Program ini menjadi bagian dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berlangsung sejak 1 Mei 2026 dengan fokus pengembangan sistem tempat sampah pintar untuk mendukung kebersihan dan efisiensi lingkungan usaha.

Kegiatan PKL yang dilakukan mahasiswa Program Studi Sistem Komputer Universitas Pamulang tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan tugas akademik, tetapi juga diarahkan untuk memberikan solusi teknologi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah desa. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor dan perangkat berbasis mikrokontroler yang terhubung dengan aplikasi Blynk untuk memantau kondisi tempat sampah secara real-time.

Dalam laporan kegiatan yang dirangkum dari lokasi, mahasiswa melakukan tahapan mulai dari observasi lapangan, perancangan sistem, perakitan perangkat, hingga pengujian alat. Sistem tempat sampah otomatis tersebut dirancang agar dapat membuka dan menutup secara otomatis tanpa sentuhan langsung, sehingga meningkatkan higienitas di lingkungan warung.

“Mahasiswa Program Studi Sistem Komputer dari Universitas Pamulang yang berada di Kota Serang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bekerja sama dengan Warung Sembako Berkah Mandiri yang berlokasi di Desa Junti, sebagaimana dilansir Bantenraya, Kamis, (18/06/2026),” demikian keterangan dalam laporan kegiatan tersebut.

Perangkat yang digunakan dalam inovasi ini meliputi sensor ultrasonik, motor servo, mikrokontroler, serta modul internet untuk mendukung konektivitas sistem. Teknologi tersebut memungkinkan pemilik usaha memantau kondisi tempat sampah tanpa harus melakukan pemeriksaan manual secara berkala.

Pemilik Warung Sembako Berkah Mandiri menyambut positif inovasi tersebut karena dinilai membantu menjaga kebersihan area usaha sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelanggan. Kehadiran sistem otomatis ini juga dianggap sebagai bentuk adaptasi teknologi sederhana yang mudah diterapkan di lingkungan usaha kecil.

Selain memberikan dampak praktis bagi kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi penerapan teknologi digital di sektor UMKM desa. Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku usaha diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi tepat guna yang mendukung lingkungan usaha yang lebih sehat dan modern.

Ke depan, program ini diharapkan menjadi model penerapan inovasi serupa di berbagai UMKM lain di wilayah Kabupaten Serang, khususnya dalam mendukung transformasi digital berbasis kebutuhan lokal. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Akses Pertanian Lancar, JUT Pematang Balam Resmi Diserahterimakan

PDF đź“„BENGKULU UTARA – Pemerintah Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, meresmikan …

BPS Gandeng Ketua RT Perkuat Pendataan Ekonomi Majalengka

PDF đź“„MAJALENGKA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka mulai melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 …

Desa Cantik Jadi Fondasi Pembangunan, Mahasiswa KKN Petakan Kondisi Warga

PDF đź“„GRESIK – Penyusunan data sosial ekonomi yang akurat menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *