Ferry Juliantono Kurangi Target Kopdes, Prioritaskan Keberlanjutan Usaha

JAKARTA Pemerintah mengubah strategi pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dengan menurunkan target pembangunan fisik tahun 2026 dari sekitar 80 ribu unit menjadi 40 ribu unit. Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan koperasi desa yang dibangun dapat beroperasi secara berkelanjutan dan tidak hanya mengejar jumlah.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyampaikan penyesuaian target dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi progres pembangunan yang sedang berlangsung di berbagai daerah. Keputusan tersebut diumumkan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pemerintah kini memusatkan perhatian pada penguatan operasional, tata kelola, dan keberlanjutan usaha koperasi desa agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Karena memang dari proses pembangunan fisik yang sekarang sedang dilakukan, kami menilai paling maksimal 40.000 di tahun ini,” ujar Ferry kepada wartawan.

Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah, sebanyak 12.533 lokasi Kopdes telah selesai dibangun. Sementara jumlah titik lokasi dan lembaga pengelola yang telah terbentuk mencapai sekitar 83.000 titik.

Selain itu, pemerintah mencatat sekitar 35.000 titik lahan telah terverifikasi untuk mendukung pengembangan program. Hingga saat ini, sebanyak 1.061 unit Kopdes telah beroperasi, sedangkan 22.737 unit lainnya masih berada dalam tahap pembangunan fisik.

Langkah penyesuaian target tersebut menunjukkan perubahan pendekatan pemerintah dari orientasi kuantitas menuju peningkatan kualitas kelembagaan dan kesiapan operasional koperasi desa. Program Kopdes Merah Putih diharapkan tetap menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

“Saya rasa dari proses yang sedang berlangsung seperti itu, sekarang, dan juga, ya begitulah,” tutur Ferry Juliantono.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap koperasi yang dibangun memiliki kesiapan sumber daya, sistem pengelolaan, dan peluang usaha yang memadai sebelum beroperasi penuh, sebagaimana dilansir Sinergia News, Kamis (18/06/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

1.269 Kampung Nelayan Dibangun 2026, Anggaran Capai Rp10 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp10 triliun untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih …

Dedikasi Dewi Selama 15 Tahun Dampingi Nasabah Mikro BRI

PDF đź“„LAMPUNG SELATAN – Pendampingan langsung kepada pelaku usaha mikro menjadi bagian dari upaya Dewi …

Pemerintah Siapkan RBI Masuk Perencanaan Pembangunan Daerah 2027

PDF đź“„JAKARTA – Program Ruang Bersama Indonesia (RBI) diarahkan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *