YOGYAKARTA – Sebanyak 28 desa yang berada di sepanjang rute Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 mendapatkan dukungan pengembangan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial melalui program Mandiri Sahabat Desa yang digelar Bank Mandiri. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjelang pelaksanaan MJM 2026 pada 21 Juni 2026 di kawasan Candi Prambanan.
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri itu dilaksanakan pada pekan pertama dan kedua Juni 2026. Kegiatan difokuskan pada perbaikan infrastruktur desa, penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga penyaluran bantuan sosial bagi warga.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan program tersebut dirancang untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat desa yang berada di jalur penyelenggaraan MJM 2026.
“Mandiri Sahabat Desa merupakan implementasi nyata komitmen perseroan dalam menghadirkan akselerasi yang bertumbuh dan keunggulan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Bank Mandiri meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemajuan masyarakat,” ujar Adhika dalam keterangan resmi, sebagaimana diberitakan Jawa Pos, Rabu (17/06/2026).
Melalui program tersebut, Bank Mandiri melakukan perbaikan jalan di 28 desa yang dilalui rute MJM 2026. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat daya tarik kawasan desa.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, perusahaan perbankan pelat merah itu juga membangun 28 penanda batas desa untuk memperkuat identitas wilayah administratif, mendukung tata kelola desa yang lebih tertib, dan memudahkan masyarakat maupun wisatawan mengenali kawasan setempat.
Upaya pelestarian lingkungan turut menjadi bagian dari program melalui kegiatan Aksi Bersih Desa yang melibatkan masyarakat di seluruh desa peserta. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga kebersihan kawasan wisata dan memperkuat budaya gotong royong dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Bank Mandiri juga menyalurkan 2.800 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di wilayah program. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat desa.
Pada sektor ekonomi, Bank Mandiri menggelar festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang melibatkan sekitar 60 pelaku UMKM di sekitar kawasan Candi Prambanan. Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha memperoleh akses pemasaran yang lebih luas, peluang transaksi digital, serta penguatan kapasitas usaha guna meningkatkan daya saing.
“Pemberdayaan UMKM merupakan bagian penting dari strategi Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Kami terus mendorong perluasan akses ekonomi digital melalui sinergi ekosistem layanan Mandiri agar pelaku usaha lokal dapat tumbuh lebih cepat, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah,” tambah Adhika.
MJM 2026 sendiri akan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta. Ajang sport tourism bertema “More Than a Race” tersebut memadukan kompetisi lari bertaraf internasional dengan promosi wisata, budaya, serta pemberdayaan masyarakat lokal.
“Melalui Mandiri Jogja Marathon 2026 dan program Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong pembangunan yang inklusif, memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta menghadirkan keberlanjutan yang memberikan dampak nyata bagi generasi kini dan mendatang. Bank Mandiri akan terus menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan solusi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan serta mendukung kemajuan Indonesia yang semakin mandiri,” pungkas Adhika. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara