KARANGASEM – Pengelola kawasan wisata Pura Lempuyang di Desa Adat Purwayu, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, memutuskan menutup sementara kunjungan wisatawan selama lima hari guna mendukung kelancaran pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Lempuyang. Penutupan berlaku mulai 17 hingga 21 Juni 2026 untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kebijakan tersebut diambil karena puncak pujawali dijadwalkan berlangsung pada Kamis (18/6/2026) dan diperkirakan akan dihadiri ribuan pemedek dari berbagai wilayah di Bali maupun luar Bali. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan serta menjaga keamanan dan kenyamanan selama rangkaian upacara keagamaan berlangsung.
Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati, mengatakan jumlah umat yang datang untuk bersembahyang saat pujawali sangat besar sehingga diperlukan pengaturan khusus di kawasan pura.
“Jumlah pemedek (umat) yang datang untuk persembahyangan sangat banyak, bahkan bisa membludak dari seluruh Bali hingga luar Bali. Jadi untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan kunjungan wisatawan terpaksa kami tunda untuk sementara,” kata I Nyoman Jati, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, keputusan tersebut telah disepakati melalui paruman atau rapat bersama seluruh pihak terkait, termasuk para pemandu wisata yang beroperasi di kawasan Pura Lempuyang. Pengelola juga telah berkoordinasi dengan agen perjalanan agar menyampaikan informasi penutupan kepada wisatawan sehingga dapat menjadwalkan ulang kunjungan mereka.
“Surat terkait penutupan sementara Objek Wisata Lempuyang telah kami sebar sejak seminggu lalu, semoga seluruh wisatawan maklum,” ujar Jati.
Selain itu, Desa Adat Purwayu telah menyiapkan berbagai langkah pendukung guna memastikan pelaksanaan pujawali berjalan tertib. Pengaturan area parkir bagi para pemedek disiapkan dengan pengawasan pecalang yang dibantu aparat kepolisian.
“Nanti para pecalang juga bertugas jika seandainya ada wisatawan yang datang untuk diputar balik, karena berkaca dari pujawali sebelumnya pasti ada saja wisatawan datang karena mengaku tidak tahu ada penutupan,” ucap Jati.
Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Pura Lempuyang mencapai sekitar 700 hingga 800 orang per hari. Pengelola berharap aktivitas wisata dapat kembali normal dan jumlah kunjungan meningkat setelah kawasan dibuka kembali pada 22 Juni 2026, sebagaimana diberitakan Detikbali pada Selasa, (16/06/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara