Tiga Desa di Badung Resmi Masuk Program Desa Cantik 2026

BADUNG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memperkuat tata kelola pembangunan berbasis data dengan mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 sekaligus menyiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas data desa sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pencanangan Desa Cantik 2026 dilakukan bersamaan dengan penutupan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Ida Bagus Surya Suamba, mewakili Bupati Badung dalam kegiatan tersebut.

Tiga desa yang ditetapkan sebagai Desa Cantik 2026 di Badung yakni Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Gulingan, dan Desa Pererenan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan literasi statistik serta kemampuan pemerintah desa dalam mengelola dan memanfaatkan data sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Sekda Badung menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Badung yang terus memperkuat kualitas data sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang akurat dan mutakhir bagi pemerintah.

“Data ini nantinya menjadi salah satu landasan dalam penyusunan berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan sehingga bantuan dan intervensi pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab demi menghasilkan data yang berkualitas.

Lebih lanjut, Sekda Badung menilai program Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam mendorong pemanfaatan data hingga tingkat desa. Menurutnya, desa yang mampu mengelola data dengan baik akan lebih mudah mengenali potensi wilayah, memetakan persoalan masyarakat, serta merancang program pembangunan yang sesuai kebutuhan warga.

“Desa yang memiliki kemampuan mengelola data dengan baik akan lebih mudah mengidentifikasi potensi wilayah, memetakan permasalahan masyarakat serta menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Badung, Made Bimbo Abdi Suardika, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Kegiatan tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian Indonesia, termasuk perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan, serta karakteristik usaha masyarakat.

Sebanyak 461 petugas telah mengikuti pelatihan sejak 30 Mei hingga 7 Juni 2026. Mereka terdiri atas 452 petugas pendataan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara door to door serta sembilan petugas untuk pendataan usaha besar.

Pelaksanaan sensus dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan objek pendataan meliputi usaha ekonomi dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Program tersebut diharapkan memperkuat basis data pembangunan desa sekaligus mendukung perumusan kebijakan nasional yang lebih efektif, sebagaimana diberitakan Tribun Bali, Selasa, (09/06/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Sebanyak 6.000 Desa Jadi Fokus Program Percepatan Pembangunan

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah pusat mempercepat upaya pengentasan desa tertinggal dengan memfokuskan intervensi pada 30 …

Lampu Warna-warni Percantik Alun-alun Sungai Linau, Warga Sambut Antusias

PDF 📄BENGKALIS – Alun-alun yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Linau, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten …

Desa Batulohe Jadi Prioritas Peningkatan Irigasi Pertanian Tahun 2026

PDF 📄BULUKUMBA – Desa Batulohe menjadi salah satu penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *