JEPARA – Tradisi Sedekah Bumi di Desa Tigajuru, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, kembali menjadi momentum penguatan budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Ratusan warga mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Tigajuru dan dimeriahkan hiburan OM 97.1 Music Jepara, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kegiatan sosial.
Pemerintah Desa (Pemdes) Tigajuru menggelar Sedekah Bumi 2026 sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi, kesehatan, dan keselamatan yang diterima masyarakat selama setahun terakhir. Kegiatan diawali dengan selamatan bersama dan ziarah ke makam leluhur sebelum dilanjutkan dengan berbagai agenda budaya dan hiburan, sebagaimana diberitakan Liputan7, Minggu (07/06/2026).
Camat Mayong Muh Taufik mengapresiasi perkembangan pembangunan yang telah dicapai Desa Tigajuru. Menurutnya, tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menjadi sarana mendorong peningkatan kelas pelaku UMKM di desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Jepara Ratib Zaini yang mewakili Bupati Jepara menyampaikan pentingnya mempertahankan program dan kegiatan positif yang telah berjalan baik demi kemajuan desa.
Kepala Desa (Kades) Tigajuru Khambali mengatakan tradisi tersebut merupakan agenda tahunan yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat.
“Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki, kesehatan, dan hasil bumi yang diberikan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana memohon keselamatan agar warga terhindar dari berbagai musibah dan marabahaya,” ujarnya.
Selain pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diisi layanan konsultasi hukum gratis yang disediakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kabupaten Jepara sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Momentum Sedekah Bumi tahun ini juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Kades Tigajuru. Perayaan tersebut dirangkai dengan hiburan rakyat yang menghadirkan sejumlah penyanyi dan disambut antusias oleh warga.
Di sektor ekonomi, Khambali terus mendorong penguatan UMKM melalui program ketahanan pangan dan pengembangan kawasan Kuliner Tengah Sawah (K’Tes). Sebanyak 140 pelaku UMKM dilibatkan untuk membuka lapak di area persawahan setiap Minggu pagi guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
Salah seorang warga, Rukmini, mengaku merasakan manfaat dari berbagai program yang dijalankan pemerintah desa.
“Pak inggi Khambali selalu memperhatikan kesulitan warganya terutama pelaku UMKM. Pembangunan juga terus dilakukan di berbagai sektor,” kata Rukmini.
Ia berharap berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan warga semakin meningkat. Tradisi Sedekah Bumi pun diharapkan tetap menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi masyarakat Desa Tigajuru di masa mendatang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara