BONE – Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) 2026 di Kabupaten Bone (Bone), Sulawesi Selatan (Sulsel), mendapat pengamanan ketat dari aparat keamanan. Sebanyak 18 desa di 14 kecamatan melaksanakan pemungutan suara untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa, Kamis (21/5/2026), dengan dukungan personel Kepolisian Resor (Polres) Bone, Brigade Mobil (Brimob), Kepolisian Sektor (Polsek), dan Komando Rayon Militer (Koramil).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Aparat keamanan telah melakukan pengawalan sejak proses Musyawarah Desa (Musdes), pembentukan panitia, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga pelaksanaan kampanye dan pemungutan suara.
Kepala Seksi (Kasi) Hukum Polres Bone, Abd Wahab, yang bertugas di Desa Bulie, Kecamatan Sibulue, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjaga kelancaran seluruh proses demokrasi di tingkat desa.
“Polres bersama jajaran Polsek melakukan pengamanan dan pengawalan sejak tahap Musyawarah Desa (Musdes), pembentukan panitia, penetapan daftar pemilih tetap (DPT), hingga masa kampanye,” ujar Abd Wahab, sebagaimana diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (21/05/2026).
Selain pengawalan tahapan, aparat juga melakukan apel kesiapsiagaan, pemantauan lapangan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat, calon kepala desa, dan tim sukses agar menjaga situasi tetap aman, damai, dan sejuk selama proses Pilkades berlangsung,” tambahnya.
Menurut Abd Wahab, berbagai potensi pelanggaran seperti politik uang, penyebaran hoaks, provokasi, maupun tindakan lain yang berpotensi mengganggu kondusivitas menjadi perhatian dalam pengamanan Pilkades PAW tahun ini.
“Sinergi TNI-Polri bersama panitia di tingkat desa menjadi kunci untuk menjamin Pilkades PAW berjalan aman dan demokratis,” pungkasnya.
Sementara itu, Komandan Peleton (Danton) 3 Kompi 1 Batalyon (Yon) C Pelopor Bone, Muh. Tahir, menyampaikan bahwa personel Brimob disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan selama proses pemungutan suara berlangsung.
“Personel Brimob melaksanakan patroli cipta kondisi di wilayah yang menyelenggarakan Pilkades PAW guna mencegah potensi gangguan keamanan sebelum maupun saat pemungutan suara,” ujarnya.
Ia menambahkan, Brimob juga dipersiapkan untuk menghadapi situasi darurat apabila terjadi gangguan keamanan dengan intensitas tinggi.
“Kehadiran Brimob bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat agar Pilkades PAW berjalan lancar, tertib, dan demokratis,” katanya.
Desa Bulie menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pilkades PAW di Bone. Di desa tersebut, sebanyak 19 personel Brimob diterjunkan bersama tujuh personel Polres Bone, jajaran Polsek Sibulue, serta Koramil Sibulue guna mengawal proses pemungutan suara hingga selesai. Kehadiran aparat diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara