PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mampu menjadi solusi pemasaran hasil pertanian dan perikanan masyarakat desa sekaligus memperkuat distribusi kebutuhan pokok di tingkat lokal.
Peluncuran KDMP dilakukan serentak bersama 1.061 koperasi desa di seluruh Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto secara virtual pada Sabtu (16/5/2026). Di Kabupaten Pati, kegiatan dipusatkan di KDMP Desa Lengkong, Kecamatan Batangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Wakil Ketua DPRD Pati Hardi, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah lainnya.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan program KDMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi sehingga harga kebutuhan masyarakat menjadi lebih terjangkau.
“Program Koperasi Desa Merah Putih ini luar biasa karena rantai distribusinya. Sehingga harga yang diterima oleh masyarakat akan lebih terjangkau lagi,” katanya, sebagaimana diberitakan Joglo Jateng, Senin, (18/05/2026).
Menurut Chandra, Pemkab Pati serius mengembangkan program tersebut. Hingga kini, puluhan KDMP di wilayah Pati telah siap beroperasi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
“Sudah 84 yang sudah bisa berjalan. Ini sangat luar biasa sekali. Semuanya sudah siap. Harapannya KDMP bisa berjalan dengan baik sehingga bisa memberikan peran seluas-luasnya kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyebut keberadaan KDMP dapat menjadi pusat penampungan hasil produksi warga, terutama sektor pertanian dan perikanan yang menjadi potensi utama desa-desa di Pati.
“Kabupaten Pati sudah ada sekitar 80 lebih KDMP yang operasional dan untuk fasilitas seperti truk sudah siap. Artinya KDMP seluruh Indonesia sudah siap beroperasi,” katanya.
Ia menilai koperasi desa akan membantu masyarakat dalam mengelola dan memasarkan hasil usaha secara lebih terstruktur sehingga meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kenapa harus didirikan KDMP, untuk menampung daripada hasil pertanian, perikanan, dan lain sebagainya,” terangnya.
Hardi optimistis program tersebut dapat berjalan maksimal dan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa di Kabupaten Pati.
“Jadi manfaatnya sangat besar sekali. Bisa membantu masyarakat di lingkungan KDMP itu sendiri agar masyarakat bisa sejahtera,” pungkasnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara