TTU Bangun 22 Rumah dengan Dukungan APBD 2026

KEFAMENANU Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) menyiapkan pembangunan 22 unit rumah layak huni melalui Program TULUS Plus Sanitasi pada 2026. Program tersebut menyasar warga kurang mampu, korban bencana, atlet berprestasi, hingga masyarakat terdampak program nasional di sejumlah desa di TTU.

Pembangunan rumah tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TTU 2026 yang sebelumnya telah disetujui bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTU pada 2025.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) TTU, Gregorius Nai, mengatakan proses pembangunan sebagian rumah masih terkendala fluktuasi harga bahan bangunan sehingga belum seluruhnya dapat direalisasikan.

“Sudah MoU tapi belum bisa perjanjian kerja sama atau PKS,” ujarnya, sebagaimana dilansir Pos Kupang, Minggu (17/05/2026).

Ia menjelaskan, empat unit rumah yang belum dikerjakan berada di Desa Nifuboke, Desa Banafanu, Desa Nilulat, dan Desa Taekas. Para pemasok material bangunan disebut belum berani menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) karena harga bahan bangunan di lapangan masih belum stabil.

Meski demikian, satu unit rumah bantuan telah memasuki tahap pembangunan sejak bulan lalu. Rumah tersebut diperuntukkan bagi atlet futsal putri Indonesia, Astin Olin.

“Saat ini pembangunan tembok sudah rata kosen. Mungkin minggu depan itu kita sudah tahap kap batu untuk kuda-kuda,” katanya.

Menurut Gregorius, progres pembangunan rumah atlet tersebut tergolong cepat karena pengerjaan dinding hampir rampung meski baru berjalan sekitar satu bulan. Pemkab TTU memperkirakan proses pembangunan tidak akan memakan waktu hingga tiga bulan sebelum dilakukan serah terima.

Program TULUS Plus Sanitasi tidak hanya berfokus pada penyediaan rumah layak huni, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas sanitasi masyarakat penerima bantuan. Sasaran program mencakup keluarga tidak mampu, warga terdampak bencana, atlet berprestasi, serta masyarakat yang harus direlokasi akibat program nasional.

Pemkab TTU berharap program tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang sehat, aman, dan layak ditempati, terutama bagi warga desa yang membutuhkan dukungan perumahan dan sanitasi dasar. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Pesisir Jadi Fokus, Pemerintah Bangun 1.269 Kampung Nelayan Modern

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai daerah …

Lebak Masih Miliki 2.539 Hektare Permukiman Kumuh di 128 Desa

PDF 📄LEBAK – Sebanyak 2.539 hektare kawasan permukiman kumuh masih tersebar di 128 desa dan …

Infrastruktur Desa Semata Menguat, Jembatan Merah Putih Siap Dongkrak Ekonomi Warga

PDF 📄SAMBAS – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *