SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempercepat program pemeliharaan 86 ruas jalan desa pada 2026 dengan total anggaran mencapai Rp8,6 miliar. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman memfokuskan proses verifikasi usulan dari kalurahan serta penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan percepatan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan konektivitas antarwilayah pedesaan di Sleman. Informasi itu disampaikan sebagaimana diberitakan Harian Massa, Rabu (13/05/2026).
“Fokus saat ini pada proses verifikasi usulan dari kalurahan serta penyusunan DED jalan desa dengan target selesai akhir Mei,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, seluruh ruas jalan yang masuk dalam rencana penanganan diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Setelah tahap perencanaan selesai, pekerjaan fisik dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juni 2026.
“Pekerjaan fisik mulai Juni dan pengadaan penyedia melalui mini kompetisi e-katalog,” jelasnya.
DPUPKP Sleman menilai perbaikan jalan desa penting untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar akses antarwilayah di tingkat kalurahan. Program tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aksesibilitas warga dan distribusi hasil usaha masyarakat desa.
“Harapannya, dengan meningkatnya kondisi jalan desa, bisa memberikan keamanan dan kenyamanan serta memperlancar mobilitas warga desa,” pungkas Fauzan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara