KUBU RAYA – Akses listrik di wilayah pelosok mulai menunjukkan pemerataan setelah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) memperluas jaringan kelistrikan hingga Dusun Karya Sejati, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B. Program ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan layanan publik di desa.
Pembangunan jaringan listrik desa tersebut mendapat perhatian langsung dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melalui kunjungan kerja anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, Kamis (30/4). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan program elektrifikasi berjalan optimal dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sibarani didampingi Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mempawah Abdul Aziz bersama jajaran PLN. Rombongan juga berdialog dengan warga di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 22 Kuala Mandor A guna menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi langsung dampak program.
Selain pembangunan infrastruktur, PLN turut menghadirkan sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang berasal dari donasi pegawai. Bantuan ini menyasar fasilitas umum seperti SDN 22 Kuala Mandor A, Puskesmas Pembantu Kuala Mandor A, serta tiga rumah warga di Dusun Karya Sejati.
Kepala Desa (Kades) Kuala Mandor A, Munawir, menyampaikan apresiasi atas hadirnya listrik setelah bertahun-tahun warga hidup tanpa akses energi memadai. “Alhamdulillah, masyarakat kami kini dapat menikmati listrik PLN. Sebelumnya warga mengandalkan pelita dan genset dengan biaya yang cukup besar setiap bulannya,” ungkapnya sebagaimana dilansir Tribun Pontianak, Selasa (05/05/2026).
Sementara itu, Sibarani menegaskan bahwa pemerataan listrik menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan energi berkeadilan. “Hasil kunjungan ini akan kami sampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan elektrifikasi nasional, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati akses listrik yang merata,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan listrik secara bijak dan produktif guna mendorong kesejahteraan ekonomi rumah tangga.
General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat, Maria Gunawan, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut menghadapi tantangan geografis yang cukup kompleks. Meski demikian, PLN tetap berkomitmen menjangkau daerah terpencil.
Di Dusun Karya Sejati, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 4,440 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 6,01 kms, serta satu unit gardu distribusi berkapasitas 100 kilo Volt Ampere (kVA). Saat ini, sebanyak 84 pelanggan telah menikmati layanan listrik.
“PLN berkomitmen untuk terus memperluas akses listrik sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional. Kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Maria.
Selain itu, PLN juga melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan serta memperkenalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile guna memudahkan masyarakat mengakses layanan listrik. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat transformasi desa menuju kemandirian energi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.[]
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara