Klaten Darurat Erosi Sungai, Jalan Desa Rusak Parah di Bayat

KLATEN – Akses jalan desa di tepi Sungai Dengkeng, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, terputus setelah tanggul dan tanah penopang badan jalan tergerus arus sungai akibat tingginya intensitas hujan, sehingga jalur alternatif warga menuju Desa Melikan, Kecamatan Wedi, tidak dapat dilalui dan harus ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.

Kondisi kerusakan terjadi di Dukuh Wetan Pasar, di mana sebagian badan jalan sudah ambrol dan berada sangat dekat dengan aliran sungai setelah struktur tanah penyangga longsor. Untuk mencegah risiko kecelakaan, pemerintah setempat memasang garis pengaman agar warga tidak melintas di area tersebut. Peristiwa ini dilaporkan sebagaimana diberitakan Espos, Jumat, (01/05/2026).

Kepala Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Klaten, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), pihak kecamatan, relawan, serta warga telah meninjau langsung lokasi kerusakan untuk percepatan penanganan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan material perbaikan, namun pelaksanaan masih menunggu kondisi sungai yang lebih aman.
“Meskipun kondisi sungai itu kelihatannya tidak dalam, tetapi realitanya kedalaman bisa sampai 3 meter. Sehingga harapannya dalam beberapa hari ke depan cuaca mendukung dan insyaallah bisa segera kami laksanakan penanganan,” kata Hamenang.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan tumbangnya vegetasi di sekitar bantaran sungai yang mempercepat pengikisan tanah penopang jalan desa tersebut.

Sementara itu, warga setempat Indra, 36, menyebutkan bahwa sebelum kejadian, jarak jalan dengan sungai masih sekitar empat meter, namun kini badan jalan sudah berada tepat di tepi aliran sungai akibat longsor bertahap yang terjadi saat hujan deras.

“Jalan desa tersebut menjadi jalur alternatif menuju ke sejumlah wilayah di Desa Melikan, Kecamatan Wedi. Jalan kerap ramai dilintasi pengendara terutama ketika akses jalan ramai seiring peziarah yang berdatangan ke Makam Sunan Pandanaran yang berlokasi tak jauh dari perkampungan di Dukuh Wetan Pasar,” ujar Indra.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait menargetkan penanganan darurat dapat segera dilakukan begitu kondisi cuaca memungkinkan, agar akses warga kembali normal dan risiko longsor susulan dapat diminimalkan melalui penguatan tanggul sungai dan perbaikan struktur jalan desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Satgas TMMD Lahat Lanjut Bangun MCK Setelah RTLH Rampung

PDF 📄LAHAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar oleh Komando Distrik …

Program Jamban Mandiri Dorong Perubahan Perilaku Warga Pagar Dewa

PDF 📄OKU – Upaya peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di pedesaan terus diperkuat melalui intervensi sanitasi …

Edukasi Lintas Generasi, UT Bangun Kesadaran Bencana di Desa Sekumur

PDF 📄ACEH TAMIANG – Upaya penguatan ketangguhan desa terhadap bencana dan peningkatan sanitasi masyarakat di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *