MAJALENGKA – Kerusakan jalan penghubung Desa Nunuk Baru menuju Cihaur di Kecamatan Maja yang tak kunjung diperbaiki selama hampir 10 tahun menyebabkan dua wilayah terisolasi, sekaligus menghambat aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat setempat.
Akses sepanjang kurang lebih 3 kilometer tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah sejak terakhir diperbaiki pada 2015. Dampaknya, warga di Blok Cikadut dan Blok Lengkong harus memutar melalui desa lain untuk mencapai pusat desa maupun kecamatan.
Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Desa Nunuk Baru Wakub menyatakan kondisi ini sangat membebani warga, terutama petani yang kesulitan mengangkut hasil panen. “Warga sangat kesulitan, terutama petani saat membawa hasil panen. Akses ini sangat vital bagi aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kompasiana, Jumat (01/05/2026).
Ia menjelaskan bahwa berbagai pengajuan perbaikan telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, namun belum mendapat realisasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka. Kondisi ini dinilai memperlihatkan belum optimalnya penanganan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka (Majalengka) Iing Misbahuddin yang meninjau langsung lokasi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. “Kondisinya memang sangat memprihatinkan. Kami berharap Pemkab Majalengka segera memberikan perhatian serius agar akses masyarakat bisa kembali normal,” ucapnya.
Selain berdampak pada mobilitas warga, kerusakan jalan juga dinilai menghambat pengembangan potensi wisata Desa Nunuk Baru yang memiliki kekayaan alam dan budaya. Infrastruktur yang buruk menjadi kendala utama dalam menarik kunjungan dan menggerakkan perekonomian lokal.
Warga berharap adanya langkah konkret dari Pemkab Majalengka agar perbaikan jalan segera direalisasikan, sehingga akses transportasi kembali normal dan aktivitas ekonomi masyarakat desa dapat berjalan lancar. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara