MINAHASA TENGGARA – Rencana kolaborasi lintas provinsi untuk mengembangkan potensi perairan dan kemaritiman Desa Tumbak mengemuka menjelang peringatan hari ulang tahun ke-110 desa tersebut, setelah Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang menyatakan keinginannya duduk bersama dua kepala daerah lainnya guna membahas strategi pengelolaan sumber daya pesisir.
Gagasan tersebut mencuat usai Zainal menghadiri peringatan HUT ke-108 Desa Tumbak beberapa waktu lalu. Dalam momentum menuju perayaan berikutnya, ia berencana mengajak Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus (YSK) dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda untuk berdiskusi langsung terkait potensi kelautan antarwilayah.
Penasehat Yayasan Al Hikam Cinta Indonesia, Alkindi Bilfaqih, mengungkapkan bahwa ide tersebut bukan sekadar menghadirkan kepala daerah dalam acara seremonial, melainkan membangun forum strategis untuk membahas isu perairan, kemaritiman, ekologi, hingga peluang bisnis lintas pulau.
“Keinginan itu disampaikan Pak Zainal Paliwang ketika bercengkrama dengan masyarakat Desa Tumbak di acara HUT ke-110 Desa Tumbak,” ujarnya, sebagaimana dilansir Manadoku, Senin (27/04/2026).
“Ide gagasan Pak Gubernur Kaltara itu adalah mereka bukan sekadar hadir, tapi duduk bersama untuk membahas masalah perairan, kemaritiman, kelautan, ekologi, maupun kanalisasi bisnis antarpulau, dan lainnya,” sambungnya.
Alkindi menambahkan, pihaknya tengah berupaya merealisasikan rencana tersebut agar peringatan HUT desa tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum penguatan identitas dan daya saing desa di tingkat yang lebih luas.
Selain itu, perayaan HUT ke-110 Desa Tumbak juga dirancang menampilkan kekayaan tradisi dan budaya lokal sebagai bagian dari strategi promosi desa. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik perhatian publik sekaligus memperkuat posisi desa sebagai kawasan potensial berbasis pesisir.
“Makanya, dalam HUT ke-110 yang sedang kami rancang ini, kami juga akan menampilkan tradisi dan budaya masyarakat desa, bukan hanya sekadar bakar ikan sepanjang kampung saja,” pungkasnya.
Upaya ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antarwilayah dalam mengoptimalkan potensi desa berbasis kelautan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara