PRABUMULIH – Pemerintah Desa (Pemdes) Rambang Senuling, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih menyalurkan bantuan gizi kepada 63 penerima yang terdiri dari balita dan ibu hamil sebagai langkah konkret menekan stunting sejak fase awal kehidupan, Kamis (23/04/2026).
Program yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2026 ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi kelompok rentan, sekaligus menjadi strategi pencegahan stunting berbasis desa yang dinilai lebih tepat sasaran.
Kepala Desa (Kades) Rambang Senuling, Rusman YS, menegaskan bahwa intervensi terhadap stunting tidak bisa ditunda dan harus dimulai sejak masa kehamilan hingga usia balita.
“Program ini merupakan langkah konkret pemerintah desa untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan ibu hamil agar terhindar dari risiko stunting,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Koranprabumulihpos, Kamis (23/04/2026).
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 57 balita dan 6 ibu hamil menerima paket makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi harian. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat.
“Bantuan ini diharapkan mampu membantu mencukupi asupan gizi harian serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat,” lanjut Rusman.
Upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi Pemdes Rambang Senuling dalam mendukung program nasional penurunan stunting. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting secara nasional memang menunjukkan tren penurunan, namun intervensi berkelanjutan di tingkat desa masih menjadi kunci percepatan.
Selain distribusi bantuan, kegiatan serupa umumnya disertai edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh, pemberian makanan bergizi, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin melalui pos pelayanan terpadu (posyandu).
Pemdes Rambang Senuling berharap program ini mampu menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas, sekaligus memperkuat peran desa sebagai garda terdepan dalam penanganan stunting. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara