ROKAN HULU – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Syariah Sepakat Jaya, Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mencatatkan kinerja positif sepanjang Tahun Buku 2025 dengan perolehan sisa hasil usaha (SHU) mencapai Rp91,8 juta. Capaian tersebut disampaikan dalam forum Musyawarah Desa Pertanggungjawaban Tahunan (MDPT) yang digelar pada Selasa (21/04/2026) di halaman kantor desa setempat.
Kegiatan MDPT dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Tambusai, pendamping lokal desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa (Kades) Batas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus BUMDesa, serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Forum ini menjadi wadah evaluasi kinerja sekaligus transparansi pengelolaan usaha desa kepada publik.
Direktur BUMDesa Syariah Sepakat Jaya, Asrianto, menyampaikan bahwa keberadaan BUMDesa tidak hanya berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui akses permodalan dan kebutuhan rumah tangga berbasis akad syariah.
“Disini saya sampaikan jumlah SHU seluruhnya pada tahun 2025, Rp 91.825.344. dan sementara perkembangan aset pada tahun 2025 Rp 3.309.817.703. sedangkan kontribusi pada pendapatan Asli Desa tahun 2025 jumlahnya Rp 19.086.000,” ujarnya sebagaimana diberitakan Utusanriau, Selasa, (21/04/2026).
Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah desa, pengelola, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha BUMDesa. “Saya atas nama BUMDesa Syariah Jaya Desa Batas mengucapkan terimakasih setinggi tingginya kepada pihak pihak yang telah berkontribusi terutama Pemerintah Desa Batas yang selalu mensupport,” katanya.
Kades Batas, Hablum Tambusai, mengapresiasi kinerja pengurus BUMDesa yang dinilai mampu menjaga stabilitas usaha dan terus berkembang. Ia menegaskan komitmen pemerintah desa untuk mendukung pengembangan unit usaha ke depan.
“Saya selaku kepala pemerintahan di desa ini, siap berkolaborasi dan mensupport penuh BUMDesa Syariah Sepakat Jaya Desa Batas,sehingga dapat meningkatkan perekonomian Masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Tambusai, Muammer Ghadafi, menilai konsistensi pelaksanaan MDPT menjadi indikator penting tata kelola BUMDesa yang sehat. Ia menyoroti masih adanya BUMDesa lain yang belum melaksanakan forum serupa.
“Walaupun ada BUMDesa yang kita anggap dahulu berjaya atau sehat, sampai saat ini belum ada informasi kapan MDPT nya sehingga perlu kita pertahankan kinerja serta unit usaha yang di BUMDesa ini sehingga keuntungan nya dapat kita rasakan bersama,” tegasnya.
Ketua BPD Batas, Syafri, turut mengimbau masyarakat agar terus mendukung BUMDesa, khususnya dalam pengembangan unit simpan pinjam yang telah berjalan. Ia berharap keberlanjutan usaha ini mampu memperkuat ekonomi desa secara kolektif.
Pelaksanaan MDPT juga diramaikan dengan pembagian door prize bagi peserta sebagai bentuk apresiasi partisipasi warga dalam kegiatan tersebut. Ke depan, BUMDesa diharapkan terus memperluas unit usaha dan menjaga transparansi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara