BOGOR – Bencana tanah longsor dan banjir melanda Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Senin (20/4/2026), mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat curah hujan tinggi berlangsung sejak sore hari. Material longsoran dilaporkan menimpa beberapa bangunan rumah, menyebabkan kerusakan pada bagian dinding hingga struktur bangunan.
Kepala Desa (Kades) Purasari, Agus Soleh Lukman, mengungkapkan bahwa hujan deras telah terjadi sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang malam hari.
“Hujan deras terjadi sejak sore hingga menjelang magrib. Saat ini kondisi sudah mulai mereda,” ujarnya, sebagaimana dilansir Hallo Bogor, Selasa (21/04/2026).
Ia menjelaskan, dampak terparah terjadi di sejumlah wilayah, khususnya kawasan Cianten yang mencakup RW 08, RW 10, dan RW 11, serta Kampung Cikaret dan Ciaul.
Saat ini, pemerintah desa bersama perangkat wilayah seperti RT dan RW masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak, sekaligus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk proses asesmen lanjutan.
“Kami masih berkoordinasi untuk mendata warga yang terdampak. Rencananya besok akan dilakukan asesmen bersama BPBD,” jelasnya.
Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai.
“Kami minta warga tetap waspada dan siaga. Bagi yang tinggal di dekat tebing atau aliran sungai, segera evakuasi jika kondisi sudah tidak aman,” tegasnya.
Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa, sementara kondisi di lokasi masih dalam pemantauan petugas. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah rawan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara