BATANG HARI – Sebanyak 27 desa di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, masih belum terhubung dengan jaringan listrik permanen dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero akibat keterbatasan akses geografis dan infrastruktur yang sulit dijangkau. Kondisi ini berdampak langsung pada sekitar 3.848 kepala keluarga yang hingga kini masih bergantung pada lampu minyak dan genset dengan daya terbatas.
Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, menjelaskan bahwa dari total 124 desa dan kelurahan di wilayah tersebut, persoalan elektrifikasi desa masih menjadi pekerjaan rumah utama pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa upaya koordinasi dengan PLN telah dilakukan, namun realisasi perluasan jaringan listrik belum optimal karena kondisi wilayah yang terpencil dan sulit dijangkau.
“Pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan PLN setempat, namun hasilnya belum maksimal. Keterbatasan infrastruktur dan kondisi wilayah yang sulit dijangkau menjadi alasan utama program ini belum terealisasi sepenuhnya,” kata Fadhil.
Sebaran 27 desa tanpa listrik tersebut tercatat berada di delapan kecamatan, dengan tantangan utama berupa jarak antardesa yang jauh serta medan yang menyulitkan pembangunan jaringan distribusi listrik. Situasi ini turut menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi rumah tangga.
Di sektor pendidikan, keterbatasan listrik membuat siswa kesulitan belajar di malam hari, sementara fasilitas kesehatan di desa juga terbatas dalam menjalankan layanan berbasis peralatan modern. Aktivitas ekonomi masyarakat pun belum dapat berkembang maksimal karena minimnya dukungan energi.
Untuk mempercepat solusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari menggandeng anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) daerah pemilihan Jambi, Elpisina, sebagai penghubung aspirasi ke pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait energi dan sumber daya mineral.
Fadhil menegaskan bahwa listrik merupakan fondasi penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, terutama dalam mendorong pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di wilayahnya. Pemkab Batang Hari berkomitmen untuk terus mendorong percepatan program elektrifikasi hingga seluruh desa di wilayah tersebut teraliri listrik secara permanen. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara