Desa Wisata Cipari Jadi Andalan Baru Pariwisata Cilacap

CILACAP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap terus mengakselerasi pengembangan Desa Wisata Cipari sebagai destinasi unggulan berbasis kesehatan, budaya, dan alam di Kabupaten Cilacap (Cilacap), Jawa Tengah (Jateng), guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pariwisata berkelanjutan.

Desa Wisata Cipari yang berada di Kecamatan Cipari kini menjadi salah satu prioritas pengembangan setelah masuk dalam daftar 19 desa wisata di Cilacap pada 2025. Kawasan ini menawarkan konsep wisata terpadu yang menggabungkan relaksasi, edukasi, dan pengalaman budaya dalam satu lokasi.

Daya tarik utama desa ini adalah Pemandian Air Panas Cipari yang memanfaatkan sumber air alami mengandung belerang. Selain sebagai sarana rekreasi, fasilitas ini juga dikenal sebagai wisata kesehatan atau wellness tourism yang diminati wisatawan.

Dengan luas area sekitar 10.000 meter persegi, kawasan tersebut telah dikembangkan menjadi taman rekreasi keluarga dengan berbagai fasilitas, mulai dari kolam terapi, waterboom, hingga kolam renang anak. Harga tiket yang terjangkau, mulai dari Rp10.000 per orang, turut menjadi faktor pendorong tingginya kunjungan.

Selain itu, potensi wisata alam juga menjadi nilai tambah. Desa ini memiliki sejumlah air terjun seperti Air Terjun Sumur Stroberi dan Air Terjun Sri Gede yang menawarkan suasana alami dan relatif masih terjaga. Kondisi tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari ketenangan dari aktivitas perkotaan.

Tidak hanya itu, Desa Wisata Cipari juga mengembangkan wisata sejarah dan edukasi melalui Museum Lentera serta situs Makam Kebonagung yang merekam perjalanan sejarah wilayah tersebut.

Di sektor budaya, masyarakat setempat aktif melestarikan tradisi melalui pertunjukan seni seperti Tari Gambyong, Tari Merak, dan Tari Baris. Tradisi Sedekah Laut juga rutin digelar sebagai bagian dari daya tarik wisata budaya yang memperkuat identitas lokal.

Pengembangan desa wisata ini turut didukung oleh sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadirkan berbagai produk kerajinan dan kuliner khas daerah. Sinergi antara potensi wisata dan ekonomi kreatif dinilai mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Secara aksesibilitas, Desa Wisata Cipari dapat dijangkau dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dari pusat kota Cilacap dengan jarak tempuh sekitar 60 hingga 75 kilometer. Infrastruktur jalan menuju lokasi dinilai cukup memadai untuk kendaraan pribadi maupun bus pariwisata.

Pemerintah desa bersama pengelola berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur, termasuk memperkuat promosi digital serta konektivitas antar destinasi di dalam kawasan desa wisata.

Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat, sehingga kesejahteraan warga dapat terus meningkat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

5.000 Ternak Divaksin Gratis, Diskannak OKU Timur Cegah Wabah

PDF 📄OKU TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, melalui …

Dugaan Korupsi Dana Desa Rp2 Miliar, Polisi Periksa Puluhan Saksi

PDF 📄MINAHASA – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa memastikan penyidikan dugaan korupsi proyek pengadaan tas ramah …

Kerja Bakti Massal, Pemdes Malaka Percantik Desa Sambut HUT Pangkep

PDF 📄PANGKEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Malaka, Kecamatan (Kec) Tondong Tallasa, menggelar kerja bakti massal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *