Dari Desa ke Daerah, Strategi Baru Lombok Barat di HUT ke-68

LOMBOK BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat menegaskan komitmen memperkuat pembangunan berbasis desa melalui rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 yang ditandai dengan Serah Terima Pataka dan penandatanganan prasasti taman kota di Gerung, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Plaza Utama Alun-Alun Giri Menang Park ini menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan desa dalam mendorong pemerataan pembangunan. Acara dihadiri Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat Nurul Adha, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat Akhmad Saikhu, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), camat, serta kepala desa se-Lombok Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa kirab pataka bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan representasi komitmen kolektif dalam membangun daerah dari tingkat paling dasar, yakni desa.

“Tahun ini, kirab pataka menghadirkan inovasi baru yang sarat makna,” ungkapnya.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui distribusi simbolis 17 bendera Merah Putih, 4 bendera bertuliskan Kerja Nyata, dan 68 bendera bertema Sejahtera dari Desa yang akan dikibarkan secara berantai hingga ke wilayah desa. Program ini dirancang untuk memperkuat pesan pembangunan yang berorientasi pada masyarakat akar rumput.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa peringatan hari jadi daerah harus dimaknai sebagai momentum evaluasi sekaligus percepatan pembangunan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat desa dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Menurutnya, desa memiliki posisi strategis sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Lombok Barat mendorong pengembangan potensi lokal desa, termasuk melalui rencana penyelenggaraan pameran tematik berbasis potensi desa dalam rangkaian HUT ke-68.

“Pembangunan yang kita lakukan, termasuk penataan kawasan ibu kota Gerung, adalah langkah awal untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Lombok Barat,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang tetap hadir dan berkontribusi meskipun kegiatan berlangsung pada hari libur. Semangat kebersamaan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendorong Lombok Barat menuju daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

Melalui kirab pataka, pemerintah berharap nilai persatuan dan semangat pembangunan dari desa dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi kuat bagi masa depan daerah. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Lingkungan Bersih, Warga Sehat: Gotong Royong di Desa Poto Tano

PDF đź“„SUMBWA BARAT – Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesiapan fasilitas di Desa Poto Tano, …

Wisata Alam di Desa Babakanmulya Ramai Saat Libur Paskah

PDF đź“„KUNINGAN – Libur Paskah dimanfaatkan wisatawan untuk mengunjungi Bumi Pelangi di Desa Babakanmulya, Kecamatan …

Desa Pegayaman Jadi Lokasi Proyek Prestisius Turyapada Tower

PDF đź“„BULELENG – Pembangunan Turyapada Tower di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *