BULELENG – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan progres sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah desa dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Proyek infrastruktur tersebut hingga Sabtu (05/04/2026) telah memasuki tahap pekerjaan pondasi dengan capaian berbeda pada tiap sektor. Pemasangan batu gunung pada lantai dasar pylon serta pengecoran telah mencapai 19 persen. Sementara itu, pemasangan besi cerucuk dan pembesian pondasi tiang pylon serta bandul tepi dekat baru mencapai 2 persen, sedangkan pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak di kedua sisi sungai telah rampung 100 persen.
Selain pekerjaan konstruksi utama, distribusi material juga terus digenjot. Pada sisi tepi dekat, progres pengiriman material seperti pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi telah mencapai 10 persen. Adapun di sisi tepi jauh, capaian distribusi masih berada pada tahap awal, yakni 2 persen.
Secara keseluruhan, progres pembangunan jembatan dengan panjang bentangan 60 meter dan melintasi sungai sepanjang 50 meter ini baru mencapai 1,8 persen. Proyek tersebut melibatkan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Zeni Bangunan (Zibang), serta partisipasi masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil ekonomi desa. Dengan dukungan cuaca yang relatif cerah, pekerjaan ditargetkan terus berjalan optimal dengan fokus lanjutan pada pembesian pondasi sisi tepi jauh dan percepatan distribusi material guna menjaga kesinambungan progres pembangunan. []
Redaksi02 | Nadiya,
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara