Desa Wisata Dongkrak Kunjungan, Bogor Tembus 15,7 Juta Wisatawan

KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat lonjakan kunjungan wisatawan hingga melampaui target tahunan, dengan total lebih dari 15,7 juta kunjungan sepanjang 2025. Pencapaian ini didorong oleh strategi pemerataan destinasi melalui pengembangan desa wisata yang dinilai efektif mengurangi ketergantungan pada kawasan wisata populer.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menyampaikan bahwa target kunjungan wisatawan sebesar 15 juta pada 2025 berhasil terlampaui secara signifikan.

“Pada tahun 2025 target kunjungan wisatawan kita sebesar 15 juta. Alhamdulillah capaian tersebut berhasil terlampaui dengan jumlah kunjungan lebih dari 15,7 juta wisatawan,” ujar Ria.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi Pemkab Bogor yang mengedepankan pengembangan desa wisata sebagai alternatif destinasi baru. Hingga 2025, Pemkab Bogor telah menetapkan 23 desa wisata yang tersebar di berbagai wilayah guna memperluas daya tarik wisata dan mengurangi beban kawasan tertentu seperti Puncak.

Ria menjelaskan, program desa wisata tidak hanya berfokus pada pariwisata semata, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), homestay, serta kegiatan edukasi berbasis ekonomi kreatif.

“Program desa wisata tidak hanya menghadirkan destinasi wisata baru, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, homestay, serta kegiatan edukasi dan ekonomi kreatif,” kata Ria.

Sejumlah desa wisata seperti Desa Tugu Selatan, Tugu Utara, dan Malasari mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Bahkan, Desa Malasari kini menarik minat pihak luar negeri untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan sektor pariwisata.

Selain itu, keberagaman potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Bogor, mulai dari wisata alam, budaya, hingga buatan, turut memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan utama wisata di Jawa Barat (Jabar), baik bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Pemkab Bogor juga terus mengoptimalkan promosi pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai event, pemanfaatan media digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ke depan, Pemkab Bogor menargetkan jumlah kunjungan wisatawan meningkat menjadi 16 juta pada 2026 seiring penguatan destinasi dan strategi promosi berkelanjutan. Capaian ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Api Meluas, Puluhan Hektare Lahan di Bengkalis Hangus

PDF đź“„BENGKALIS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, …

Proyek Udang Rp7,2 Triliun di Sumba Timur Baru 10 Persen, Dikebut!

PDF đź“„SUMBA TIMUR – Proyek pembangunan kawasan budidaya udang terintegrasi di Desa Palakahebi dan Desa …

Kades PAW Tambakan Dilantik, Fokus Kerja Cepat di Sisa Masa Jabatan

PDF đź“„SUBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang resmi melantik Kepala Desa (Kades) Tambakan hasil Pemilihan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *