KAMONJI – Pemerintah Desa (Pemdes) Kamonji, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, menyambut antusias program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang digulirkan melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, serta Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah Air Baku. Program strategis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 ini menargetkan sejumlah titik di Donggala untuk mendukung ketahanan pangan.
Kepala Desa (Kades) Kamonji, Yusman, mengatakan, “Tentunya program ini sangat memberikan dampak positif langsung bagi kami masyarakat petani, yang sebelumnya banyak lahan tidak di olah karena keterbatasan pasokan air,”
Ia menambahkan, keberadaan program ini memudahkan pengairan persawahan saat musim panas dan diharapkan bisa segera dimanfaatkan untuk menanam padi. Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kamonji, Linda Evan, menegaskan bahwa pemanfaatan air tanah melalui JIAT mampu meningkatkan efisiensi irigasi sawah dan hortikultura, sekaligus memperkuat swasembada pangan nasional.
Saat ini, luas persawahan yang dapat diairi mencapai 8 hektare, dan pihak desa berharap dengan masuknya program JIAT, potensi lahan pertanian bisa bertambah signifikan, membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat petani. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara