Wisata Alam Belitung Berkembang, Batu Baginde Jadi Sorotan

BELITUNG – Potensi wisata alam berbasis petualangan di Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung mulai dilirik, menyusul keberadaan batu granit raksasa Batu Baginde yang menawarkan pengalaman pendakian sekaligus panorama alam dari ketinggian sekitar 250 meter di atas permukaan laut.

Batu Baginde yang berada di tengah kawasan hutan tropis ini dikenal sebagai salah satu batu granit terbesar di Belitung. Formasi batu tersebut terdiri atas dua bagian yang saling berhadapan, yakni Batu Baginde Laki dan Batu Baginde Bini, yang masing-masing memiliki tingkat kesulitan akses berbeda bagi pengunjung.

Batu Baginde Bini dapat diakses oleh wisatawan umum dengan jalur trekking yang telah dilengkapi tangga besi dan tali pengaman. Sementara itu, Batu Baginde Laki hanya dapat dijangkau oleh pendaki profesional yang memiliki perlengkapan panjat tebing memadai.

Akses menuju lokasi relatif mudah dijangkau dari Tanjungpandan dengan waktu tempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalur menuju Desa Padang Kandis telah beraspal dan melintasi kawasan pedesaan, hutan tropis, serta perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, lokasi Batu Baginde juga berada tidak jauh dari Pantai Penyabong, yang menjadi salah satu penanda geografis kawasan tersebut.

Dari puncak batu, pengunjung disuguhi bentangan panorama hijau wilayah Membalong yang luas. Kombinasi lanskap alami dan suasana tenang menjadikan kawasan ini sebagai destinasi alternatif bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda dari wisata pantai.

Lebih dari sekadar objek wisata, Batu Baginde juga memiliki nilai geologi dan budaya. Kepercayaan masyarakat setempat menyebutkan bahwa batu ini telah berusia ratusan tahun dan menyimpan kisah legenda yang masih diyakini hingga kini.

Keberadaan Batu Baginde diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan petualangan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan nilai budaya yang melekat di dalamnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kekeringan Melanda, Sawah Desa Kedongdong Dapat Pasokan Air Darurat

PDF 📄Persawahan Desa Kedongdong, Cirebon, mendapat penanganan darurat melalui pengaturan giliran aliran air dan pemasangan …

Jelang Pemungutan Suara, Kesiapan Pilkades 64 Desa Diperketat

PDF 📄Sebanyak 64 desa di Manggarai Barat memasuki tahap akhir persiapan Pemilihan Kepala Desa serentak …

Listrik Desa Nyamuk Menyala Lagi, Gotong Royong Warga Jadi Kunci

PDF 📄Gotong royong warga menjadi bagian penting dalam pemulihan listrik Desa Nyamuk setelah pasokan padam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *