4 Museum di Sukabumi Tawarkan Wisata Murah dan Penuh Sejarah

SUKABUMI – Kota Sukabumi menghadirkan alternatif wisata edukasi selama libur Lebaran dengan menawarkan kunjungan ke sejumlah museum yang menyimpan nilai sejarah dan budaya, dengan harga tiket yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Wisata museum ini dinilai menjadi pilihan berbeda di tengah dominasi wisata alam, sekaligus memberikan pengalaman belajar bagi pengunjung dari berbagai kalangan, khususnya keluarga.

Salah satu destinasi yang dapat dikunjungi adalah Museum Tionghoa Sukabumi yang berlokasi di Jalan Pajagalan, Kompleks Ruko Danalaga Square, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. Museum ini menyimpan beragam koleksi budaya Tionghoa, seperti alat musik tradisional, cangkir antik, lukisan, hingga peralatan rumah tangga bernilai historis. Tiket masuknya dipatok sebesar Rp5.000 per orang.

Di lokasi yang sama, pengunjung juga dapat mengakses Museum Dapuran Kipahare yang berada di lantai 3 dan 4 gedung tersebut. Museum ini menampilkan sejarah lokal Sukabumi melalui koleksi replika senjata, seragam militer, serta dokumen penting seperti arsip peninggalan Belanda dan naskah Sunda kuno.

Pilihan lain adalah Museum Pegadaian Sukabumi yang beralamat di Jalan Pelabuhan II Nomor 119, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang. Museum ini mengusung konsep interaktif melalui pembaruan menjadi The New Museum Pegadaian, yang memanfaatkan teknologi untuk menyajikan perjalanan sejarah Pegadaian di Indonesia.

Selain itu, Museum Prabu Siliwangi yang berada di kawasan Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath juga menjadi daya tarik tersendiri. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan Kerajaan Pajajaran, termasuk koleksi keris serta benda bersejarah yang dikaitkan dengan sosok Prabu Siliwangi.

Pengunjung juga dapat menyaksikan aktivitas budaya seperti pencak silat dan tradisi ngagotong lisung di lingkungan pesantren tersebut. Tiket masuk ke museum ini berkisar Rp10.000 per orang.

Mengunjungi museum di Sukabumi tidak hanya menjadi alternatif rekreasi, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenal sejarah dan budaya lokal, Dengan konsep wisata edukatif yang terjangkau, destinasi ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat selama masa libur Lebaran. []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Menyusuri Kampung Lio, Desa Cantik dengan Jejak Sejarah Dunia

PDF đź“„SUKABUMI – Kampung Lio di Desa Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyimpan paradoks antara …

Ratusan Warga Nganjuk Rayakan Lebaran Ketupat dengan Kirab Unik

PDF đź“„NGANJUK – Tradisi kirab gunungan ketupat atau “kupatan” di Dusun Kepuhbener, Desa Kadungrejo, Kecamatan …

Desa Janjang Resmi Jadi Desa Budaya, Wisata Religi Makin Dilirik

PDF đź“„BLORA – Tradisi tahunan Manganan Janjang di Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora (Blora), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *