WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menjadikan festival balon udara sebagai strategi utama menarik kunjungan wisatawan selama libur Idulfitri 2026, dengan memperluas lokasi pelaksanaan hingga 23 titik di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa jumlah lokasi festival tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya digelar di belasan titik. “Jumlah lokasinya bertambah. Tahun-tahun sebelumnya, hanya belasan tempat,” katanya, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (27/03/2026).
Festival balon udara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Mudik 2026 yang berlangsung pada 22 hingga 29 Maret 2026. Setiap lokasi dijadwalkan menggelar penerbangan balon selama lebih dari satu hari, dengan puncak acara dipusatkan di Alun-alun Wonosobo.
Untuk menjaga keselamatan dan mematuhi regulasi penerbangan, seluruh balon udara yang diterbangkan dalam festival ini diwajibkan dalam kondisi ditambatkan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah gangguan terhadap aktivitas penerbangan nasional.
Fahmi menjelaskan, penyelenggaraan festival ini juga diarahkan untuk mendorong distribusi kunjungan wisatawan ke berbagai desa yang memiliki potensi panorama alam. “Harapannya, festival balon udara mendorong kunjungan ke desa-desa dengan panorama yang memikat,” ucapnya.
Seiring dengan berbagai agenda wisata yang digelar sepanjang tahun, Pemkab Wonosobo menargetkan kunjungan lebih dari tiga juta wisatawan pada 2026. Festival ini diharapkan menjadi salah satu penggerak utama sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat lokal. []
Redaksi02 | Nadiya
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara