UMS Dampingi UMKM Batik Ecoprint di Desa Jarum

SURAKARTA, DESA – NUSANTARA: Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pengabdian masyarakat yang menyasar sektor industri kreatif di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Program tersebut menitikberatkan pada pengembangan batik ecoprint sebagai produk ekonomi kreatif berbasis lingkungan yang berdaya saing.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mempertegas komitmennya dalam membina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kali ini, melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), UMS menerjunkan tim pakar untuk mengawal transformasi industri kreatif di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada optimalisasi potensi batik ecoprint sebagai simbol ekonomi kreatif berbasis lingkungan yang berdaya saing tinggi.

Program pengabdian ini diketuai langsung oleh Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE. Dalam pelaksanaannya, Muzakar Isa yang akrab disapa dengan Isa itu didampingi oleh tim dosen kompeten, yakni Imam Riefly Aditomo, S.M., M.B.A. dan Rafi Amani Muflih Rahardi, S.M., M.M. Tak hanya dosen, program ini juga melibatkan kontribusi aktif mahasiswa sebagai wujud nyata kolaborasi akademik dan praktis di lapangan.

Isa mengatakan Desa Jarum memiliki potensi besar sebagai desa wisata. Desa Jarum sendiri telah ditetapkan sebagai desa wisata dengan klasifikasi maju yang memiliki akar budaya batik sangat kuat.

Melalui program pendampingan ini, tim akademisi berupaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM lokal dalam mengembangkan produk batik ecoprint agar memiliki nilai tambah sekaligus memperluas peluang pasar. Selain itu, pengembangan batik berbasis bahan alami dinilai sejalan dengan konsep ekonomi kreatif yang ramah lingkungan.

Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding desa wisata batik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Lahan Jadi Kendala Utama Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih di Morowali

PDF đź“„MOROWALI – Penyediaan lahan menjadi tantangan utama pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes …

Pemerintah Pastikan Kopdes Siap Dikelola Desa Setelah Masa Pembinaan

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menargetkan sebanyak 25.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai beroperasi pada …

Dari Beras Subsidi ke Produk Desa, KDMP Pungpungan Bidik Kemandirian Ekonomi

PDF đź“„BOJONEGORO – KDMP Pungpungan Dorong Produk Warga Masuk Pasar Koperasi Desa Koperasi Desa Merah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *