KUPANG, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Desa Silu, Kabupaten Kupang, memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan sektor pertanian jagung sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan produktif.
Program tersebut dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur milik masyarakat yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah desa kemudian menyewa lahan tersebut untuk dikelola sebagai area pertanian jagung dengan dukungan dana desa.
Kepala Desa Silu, Mikael Takel, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah daerah agar pemerintah desa berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Mikael Takel mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kupang, Yosef Lede, kepada para kepala desa agar memanfaatkan sebagian dana desa untuk kegiatan yang mendukung ketahanan pangan masyarakat.”
Ia menjelaskan, setelah menerima arahan tersebut, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan berbagai pihak di tingkat desa, termasuk organisasi kepemudaan, untuk merancang program yang dapat memberi manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan produksi pangan.
“Menurutnya, setelah menerima arahan tersebut, pemerintah desa kemudian berdiskusi bersama karang taruna untuk mengembangkan usaha pertanian jagung dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur milik masyarakat.”
Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa menyewa lahan milik warga dan mengelolanya dengan dukungan dana desa. Para pemuda yang tergabung dalam karang taruna dilibatkan secara langsung dalam proses pengelolaan lahan hingga kegiatan budidaya jagung.
“Lahan tersebut kemudian disewa oleh pemerintah desa dan dikelola dengan dukungan dana desa serta keterlibatan para pemuda desa melalui karang taruna.”
Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ganda, yakni meningkatkan produksi pangan lokal serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa, khususnya kalangan pemuda.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara