GORONTALO, DESA – NUSANTARA: Desa Botubarani di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, kian dikenal sebagai destinasi wisata bahari yang menawarkan pengalaman langka melihat ikan paus dari jarak relatif dekat. Kehadiran mamalia laut terbesar di dunia itu menjadi daya tarik tersendiri, tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Fenomena kemunculan paus di perairan Desa Botubarani menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu lokasi alternatif wisata pengamatan paus di Indonesia. Tren ini diminati wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati kekayaan hayati laut nusantara secara langsung.
Ikan paus dikenal sebagai hewan mamalia laut terbesar yang hidup di muka bumi dengan ukuran panjang kurang lebih 30 meter, dan berat mencapai 200 ton. Keberadaannya di perairan dangkal dekat pemukiman warga menjadi momen yang dinanti wisatawan.
Meski demikian, pengunjung diimbau tetap menjaga etika dan keselamatan selama berada di lokasi. Wisatawan yang datang ke Desa Botubarani Gorontalo untuk melihat paus, diminta untuk tidak menyentuh pausnya dan menjaga jarak aman. Imbauan tersebut penting demi menjaga keselamatan pengunjung sekaligus kelestarian satwa liar.
Melihat ikan paus menjadi pilihan destinasi wisata yang sedang trend saat ini di kalangan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Bahkan tak sedikit wisatawan mancanegara datang ke Indonesia untuk pergi berlibur dan menikmati wisata alamnya.
Potensi ini sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis pariwisata bagi masyarakat setempat. Dengan pengelolaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, Desa Botubarani berpeluang memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan wisata bahari di wilayah timur Indonesia.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara