TAKALAR, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Kabupaten Takalar memperkuat strategi ketahanan pangan berbasis keluarga melalui penyaluran bantuan sarana pertanian dan perikanan kepada masyarakat desa. Kali ini, Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, menjadi salah satu lokasi penerima bantuan paket kolam terpal dan sistem tanam hidroponik sebagai upaya mendorong kemandirian pangan rumah tangga.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Takalar didampingi Wakil Bupati selaku Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Galesong Selatan Muh. Nurhidayat dg Massuro bersama jajaran pemerintah kecamatan, sebagai bagian dari agenda monitoring dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat.
Bantuan kolam terpal dan hidroponik diarahkan untuk meningkatkan produktivitas keluarga dalam mengelola sumber pangan secara mandiri. Kolam terpal difokuskan sebagai media budidaya ikan air tawar, sementara hidroponik dimanfaatkan untuk menanam aneka sayuran bergizi di pekarangan yang terbatas. Integrasi dua model produksi pangan tersebut diharapkan berkontribusi dalam pemenuhan gizi keluarga serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.
Program ini juga menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Pemerintah daerah menilai ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada sektor pertanian skala besar, tetapi dapat dimulai dari rumah tangga melalui pengelolaan pekarangan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis.
Bantuan diserahkan kepada Ketua Dasa Wisma Desa Bontokassi yang sebelumnya meraih penghargaan berkat keberhasilan anggotanya dalam mengelola pekarangan warga. Dasa Wisma tersebut dinilai mampu mengubah lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi area tanam terpadu yang berfungsi sebagai apotek hidup dan warung hidup bagi warga sekitar.
Kepala Desa Bontokassi menyatakan komitmennya untuk memastikan bantuan yang diterima dapat dikelola secara optimal. Pemerintah desa akan melakukan pendampingan berkelanjutan kepada warga hingga masa panen, sekaligus menjadikan capaian Dasa Wisma sebagai tolok ukur pengembangan pekarangan produktif di seluruh dusun.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung ke pekarangan warga oleh rombongan Bupati dan Wakil Bupati. Keberhasilan Desa Bontokassi diharapkan menjadi contoh penguatan ekonomi keluarga berbasis pangan lokal di Kabupaten Takalar, sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional dapat dibangun dari lingkungan rumah tangga.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara