SAMOSIR DESA NUSANTARA Sebanyak 128 Kepala Desa (Kades) bersama perangkatnya dari seluruh wilayah Kabupaten Samosir menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Samosir, Kamis (04/12/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 081 Tahun 2025 yang dinilai berpotensi menghambat penyaluran Dana Desa dan mengganggu jalannya pembangunan di tingkat desa.
Para peserta aksi mendesak Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menyampaikan keberatan mereka kepada pemerintah pusat. Mereka menilai penerbitan PMK 081/2025 berisiko memutus akses keuangan desa yang selama ini menjadi sumber utama pembiayaan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Perwakilan kepala desa, Donal Lumbanraja selaku Kepala Desa Pangaloan, Kecamatan Onanrunggu, menegaskan bahwa hampir seluruh desa di Kabupaten Samosir saat ini telah menjalankan program Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
“Bahkan banyak kegiatan fisik di desa sudah rampung dikerjakan, meskipun anggaran resmi belum sepenuhnya dicairkan oleh pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (04/12/2025).
Ia menjelaskan, akibat terganggunya pencairan dana, sejumlah desa terpaksa berutang material kepada pihak ketiga. Di sisi lain, sebagian upah tenaga kerja masyarakat hingga kini belum dapat dibayarkan.
“Kondisi ini membuat desa berada dalam posisi sulit dan berpotensi menimbulkan konflik, baik dengan masyarakat maupun penyedia jasa,” tambahnya.
Para kepala desa juga mempertanyakan kebijakan pemerintah pusat yang dinilai tidak mempertimbangkan progres pekerjaan yang sudah berjalan sejak awal tahun serta komitmen desa dalam menyelesaikan program yang telah direncanakan.
Aksi massa tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak. Ia menyampaikan bahwa pembahasan terkait PMK 081 Tahun 2025 saat ini juga sedang berlangsung di tingkat nasional.
“Pemerintah daerah akan menyampaikan aspirasi para kepala desa ini kepada instansi terkait di tingkat pusat,” ujarnya singkat.
REDAKSI01-ALFIAN
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara