CIAMIS – Desa Wisata Bangunharja di Kabupaten Ciamis (Ciamis), Jawa Barat (Jabar), terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan lingkungan yang menawarkan pengalaman berbeda bagi perusahaan maupun keluarga yang ingin menggelar kegiatan kebersamaan. Konsep wisata edukatif, pelestarian budaya, serta pengembangan ekonomi lokal menjadi nilai utama yang ditawarkan desa wisata tersebut.
Terletak di wilayah perbatasan Jabar dan Jawa Tengah, Desa Wisata Bangunharja menghadirkan pengalaman wisata yang menggabungkan kekayaan budaya Sunda dan Jawa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Keunikan tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana pedesaan autentik sekaligus mempelajari sejarah dan tradisi lokal.
Salah satu destinasi unggulan yang ditawarkan adalah kawasan Desa Purba yang menyimpan berbagai jejak sejarah serta bentang alam alami yang masih terjaga. Wisatawan juga dapat mengunjungi Sungai Purba Cijolang dan Cihonje yang menjadi bagian dari narasi perkembangan peradaban masa lampau di kawasan tersebut.
Selain wisata sejarah, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif, seperti belajar menganyam daun lontar menjadi Tas Kamoeti. Produk kerajinan tersebut memiliki nilai budaya yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat lokal dan tradisi Budak Angon.
Kesenian daerah turut menjadi bagian dari paket wisata yang ditawarkan. Tari Topeng Ceurik Rahwana menjadi salah satu atraksi budaya yang memperkenalkan warisan seni tradisional kepada wisatawan melalui pertunjukan yang sarat nilai historis dan artistik.
Pengelola desa wisata juga mengembangkan konsep Green Sustainable Tourism atau pariwisata berkelanjutan berbasis lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, seluruh aktivitas wisata dirancang untuk mendukung pelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui pemberdayaan ekonomi desa.
Pengembangan destinasi wisata tersebut didukung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berupaya menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal. Selain menghadirkan wisata budaya dan alam, kawasan ini juga menyediakan fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang dikelola dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.
Desa Wisata Bangunharja dinilai memiliki potensi untuk menjadi pilihan kegiatan kebersamaan perusahaan karena menawarkan kombinasi antara rekreasi, edukasi, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Rakyat Priangan, Kamis, (18/06/2026). Dengan pengembangan yang berkelanjutan, destinasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi desa wisata sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan setempat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara