TANAH BUMBU – Transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) mulai diterapkan secara masif di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan menghadirkan layanan publik terpadu yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat desa.
Momentum ini ditandai melalui peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 tingkat Provinsi Kalsel yang diikuti secara daring oleh Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Tanbu, Andi Irmayani Rudi Latif dari Posyandu Pinus, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (29/04/2026).
Mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”, Posyandu kini dikembangkan sebagai pusat layanan terpadu yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kalsel, Fathul Jannah Muhidin menegaskan bahwa peringatan Hari Posyandu Nasional menjadi titik strategis untuk memperkuat fungsi Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat.
“Transformasi ini menegaskan arah baru Posyandu agar semakin dekat dengan masyarakat, lebih partisipatif, dan mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui enam bidang layanan dasar,” ujarnya sebagaimana dilansir Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tanah Bumbu, Sabtu (02/05/2026).
Sejalan dengan itu, Pemkab Tanbu melaksanakan Posyandu secara serentak di berbagai desa. Di Posyandu Pinus, layanan diberikan kepada balita, remaja, ibu hamil, lansia, hingga penyandang disabilitas, termasuk penyaluran bantuan sosial sebagai bagian dari implementasi SPM bidang sosial.
Ketua TP Posyandu Tanbu, Andi Irmayani Rudi Latif menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan layanan dasar bagi seluruh warga.
“Hari ini kita membuktikan bahwa Posyandu adalah milik semua. Selain melaksanakan pemeriksaan serentak bagi balita, remaja, lansia, ibu hamil, hingga saudara-saudara kita penyandang disabilitas, kami juga menyalurkan bantuan sembako dan paket permakanan. Ini adalah wujud nyata dari SPM bidang sosial agar kehadiran negara benar-benar dirasakan langsung di tingkat desa,” ungkapnya.
Selain pelayanan kesehatan dan sosial, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi SPM bidang perumahan guna meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hunian layak dan sehat.
Dengan transformasi ini, Posyandu di Tanbu diharapkan berkembang menjadi pusat integrasi layanan masyarakat desa yang mampu menjawab berbagai kebutuhan warga secara menyeluruh dan berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara