JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Kolaborasi antara aparat kepolisian dan petani di Desa Embundoa membuahkan hasil nyata. Melalui program unggulan Kapolda yang digagas jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, panen raya jagung mencapai 72 ton.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator kuat bahwa pendekatan kolaboratif mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Program yang mendorong pendampingan, penguatan teknis budidaya, hingga pengawalan distribusi hasil panen dinilai efektif meningkatkan produktivitas petani.
Pada momentum panen raya, warga tumpah ruah menyaksikan hasil kerja keras selama satu musim tanam. Raut bahagia terlihat ketika tumpukan jagung memenuhi area panen. Capaian 72 ton tidak hanya dipandang sebagai hasil pertanian semata, tetapi juga simbol kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan.
Program unggulan Kapolda tersebut dirancang untuk menjawab tantangan fluktuasi produksi serta ketergantungan pasokan dari luar daerah. Dengan pendampingan berkelanjutan, petani memperoleh akses terhadap pola tanam yang lebih terarah dan manajemen panen yang lebih efisien.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara