BENGKULU TENGAH, DESA – NUSANTARA: Sejumlah pemerintah desa di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai mempersiapkan penetapan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun anggaran 2026. Penetapan tersebut akan dibahas melalui Musyawarah Desa (Musdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dengan menyesuaikan alokasi dana desa yang mengalami penyesuaian.
Di Desa Pondok Kelapa, agenda Musdes dijadwalkan berlangsung pada “Rabu, 18 Februari 2026”. Forum tersebut menjadi ruang pembahasan untuk menentukan jumlah penerima manfaat berdasarkan kemampuan anggaran terbaru.
Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah, menyampaikan bahwa jumlah calon penerima BLT DD tahun ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski tidak merinci angka pasti, pemerintah desa memastikan proses penetapan tetap mengedepankan asas musyawarah, transparansi, dan ketepatan sasaran. Penyesuaian jumlah penerima disebut sebagai konsekuensi dari perubahan alokasi dana desa yang harus dibagi ke berbagai program prioritas lainnya.
Musdes nantinya akan menjadi forum resmi untuk menyepakati data penerima, sekaligus memastikan bahwa bantuan sosial tersebut benar-benar diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria dan membutuhkan.
Langkah persiapan yang dilakukan pemerintah desa di Kecamatan Pondok Kelapa ini diharapkan mampu menjaga akuntabilitas pengelolaan dana desa, sekaligus memastikan program BLT DD tetap berjalan efektif meski dengan jumlah penerima yang berkurang.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara