KEFAMENANU – Pembangunan Kapela Santo Paulus di Dusun Oelmuke, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus dipercepat melalui kolaborasi antara personel Komando Distrik Militer (Kodim) 1618/TTU dan masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui Program Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk Rakyat sebagai upaya menghadirkan fasilitas ibadah yang layak bagi masyarakat di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI) dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Dalam proses pembangunan, prajurit TNI bersama warga bergotong royong mengangkut material bangunan, menyiapkan adukan semen, memperbaiki fondasi, hingga menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan kapela. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian fasilitas keagamaan tersebut.
Program pembangunan Kapela Santo Paulus menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan. Selain membangun sarana fisik, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan warga melalui semangat kebersamaan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 1618/TTU Letnan Kolonel (Letkol) Bambang Heryanto mengatakan pembangunan kapela merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap masyarakat, khususnya dalam menyediakan tempat ibadah yang lebih memadai.
Menurut Bambang, Program Bakti TNI AD untuk Rakyat menjadi wadah untuk memperkuat persatuan serta mempertahankan budaya gotong royong antara prajurit dan masyarakat. Sebagaimana diberitakan Timex Kupang, Rabu, (22/07/2026), ia berharap pembangunan tersebut dapat selesai sesuai target.
“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dengan dukungan penuh dari masyarakat, sehingga hasilnya benar-benar menjadi milik bersama dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor utama dalam memastikan keberhasilan program tersebut.
Bambang berharap Kapela Santo Paulus nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan iman umat, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan dan kerja sama antara TNI dengan masyarakat dalam memperkuat pembangunan di wilayah perbatasan.
Melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 1618/TTU akan terus menjalankan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan fasilitas umum, rumah ibadah, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya sebagai wujud pengabdian kepada rakyat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara