Pertama di Selat Bali, Pentas Gandrung Seblang Subuh Digelar di Kapal Feri

BANYUWANGI Tradisi Sedekah Segoro di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, menghadirkan pertunjukan Gandrung Seblang Subuh di atas kapal feri yang berlayar di Selat Bali pada peringatan 1 Suro, Selasa (16/6/2026). Kegiatan budaya tersebut menjadi sarana doa bersama untuk keselamatan masyarakat yang melintasi jalur penyeberangan Banyuwangi-Bali sekaligus upaya menjaga warisan budaya lokal.

Pagelaran berlangsung di atas KMP Dharma Rucita yang berlayar mengitari perairan Selat Bali. Dua penari gandrung, Lina dari Desa Ketapang dan Sunasih dari Kelurahan Mojopanggung, menampilkan fragmen Seblang Subuh yang merupakan bagian penutup dalam pertunjukan Gandrung Terop.

Diiringi musik tradisional dan tembang berbahasa Osing, kedua penari membawakan tarian bernuansa reflektif yang biasa dipentaskan menjelang terbit matahari. Selain pertunjukan seni, kegiatan juga disertai ritual tabur bunga di tengah laut sebagai simbol doa dan harapan keselamatan.

Pelaku seni sekaligus penggagas kegiatan, Subari Sofyan, menjelaskan bahwa pertunjukan tersebut memiliki makna spiritual yang kuat.

“Secara filosofi, dalam penampilan seblang subuh, para penari gandrung memohon maaf dan ampunan kepada Yang Maha Agung, Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Subari Sofyan, sebagaimana diberitakan Surya Malang, Selasa, (16/06/2026).

Menurutnya, ritual tabur bunga dan pertunjukan Gandrung Seblang Subuh digelar sebagai bentuk permohonan keselamatan bagi masyarakat yang menggunakan jalur penyeberangan Selat Bali.

“Khususnya keselamatan seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur penyebrangan Banyuwangi–Bali maupun Bali–Banyuwangi.”

“Itulah tujuan utama yang ingin kami lakukan melalui ritual ini,” ucap pria yang juga merupakan pelatih tari itu.

Kepala Desa (Kades) Ketapang, Slamet Utomo, mengatakan pertunjukan Gandrung Seblang Subuh di atas kapal merupakan yang pertama kali digelar di Selat Bali. Selain menjadi bagian dari ritual Sedekah Segoro, kegiatan tersebut juga bertujuan melestarikan tradisi yang diwariskan oleh leluhur.

“Menurut kami, sangat tidak bijak apabila berbagai tradisi yang diwariskan oleh para leluhur ditinggalkan begitu saja.”

“Karena itu kegiatan ini kami kemas dengan melibatkan berbagai unsur pelaku seni,” kata Slamet.

Kades Ketapang berharap berbagai peristiwa kecelakaan yang pernah terjadi di Selat Bali tidak kembali terulang. Ia menegaskan Sedekah Segoro menjadi momentum untuk memperkuat doa bersama sekaligus menjaga harmoni antara masyarakat, budaya, dan alam.

“Di dalam Sedekah Segoro ini terdapat beberapa rangkaian acara, di antaranya Gandrung Seblang Subuh seperti yang dilaksanakan saat ini, kemudian mocoan Lontar Yusuf, serta berbagai kegiatan budaya lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SKOP Tanjung Wangi, Purgana, menyatakan dukungannya apabila kegiatan serupa kembali digelar pada masa mendatang. Menurutnya, pertunjukan budaya di atas kapal berpotensi dikembangkan menjadi daya tarik wisata khas Banyuwangi.

“Mudah-mudahan nanti bisa dikemas untuk menjadi sajian wisata,” kata Purgana.

Melalui perpaduan ritual, seni tradisi, dan pelestarian budaya, Sedekah Segoro di Desa Ketapang diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Banyuwangi kepada wisatawan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Jalan Menuju IKN Diperkuat Sistem Drainase, Ini Lokasinya

PDF 📄PENAJAM PASER UTARA – Upaya memperkuat ketahanan infrastruktur di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara …

Akses Pertanian Lancar, JUT Pematang Balam Resmi Diserahterimakan

PDF 📄BENGKULU UTARA – Pemerintah Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, meresmikan …

BPS Gandeng Ketua RT Perkuat Pendataan Ekonomi Majalengka

PDF 📄MAJALENGKA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majalengka mulai melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *