Pemdes Pantai Cermin Dukung Gerakan Pelestarian Budaya Berkelanjutan

LANGKAT Pelestarian budaya Melayu di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, mendapat dukungan luas dari masyarakat melalui penyelenggaraan lomba permainan tradisional dan pentas budaya yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi muda di tengah pesatnya arus digitalisasi dan globalisasi.

Kegiatan yang digelar pada 16–17 Juni 2026 itu dipusatkan di Desa Pantai Cermin dan melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda hingga tokoh masyarakat. Berbagai perlombaan permainan tradisional serta pertunjukan seni Melayu ditampilkan sebagai sarana edukasi sekaligus pelestarian warisan budaya daerah.

Selain menjadi ajang hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Dukungan terhadap kegiatan itu turut diberikan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara yang dinilai berperan dalam mendorong keberlanjutan program pelestarian budaya di wilayah Kabupaten Langkat (Langkat).

Ketua Sanggar Seni Mergat Bertuah, Khairul Abidin, menegaskan pentingnya menjaga budaya sebagai identitas bangsa.

“Budaya merupakan identitas dan jati diri bangsa yang harus dijaga.

Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan permainan tradisional serta seni budaya daerah yang menjadi warisan leluhur,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda, bukan justru menggeser keberadaannya.

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian masyarakat adalah lomba layang-layang kreasi dan galah panjang atau gobak sodor. Permainan rakyat tersebut dinilai mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong, sportivitas, serta interaksi sosial yang mulai berkurang akibat dominasi penggunaan perangkat digital.

Anak-anak dan remaja yang mengikuti perlombaan tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga belajar mengenai kerja sama, disiplin, kejujuran, dan semangat kompetisi yang sehat melalui permainan tradisional.

Dukungan terhadap kegiatan pelestarian budaya tersebut juga datang dari Pemerintah Desa (Pemdes) Pantai Cermin. Kepala Desa (Kades) Pantai Cermin, Muhammad Taufiq, menyampaikan apresiasi kepada para pelaku seni yang terus berupaya menjaga eksistensi budaya daerah melalui berbagai program kebudayaan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Sanggar Seni Mergat Bertuah.

Selain menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif yang sangat penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah serta mempererat persatuan dan kebersamaan warga,” ungkapnya.

Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu malam (17/6/2026) melalui Malam Pentas Budaya yang digelar di Alun-Alun Serba Guna Desa Pantai Cermin. Ribuan warga memadati lokasi acara untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional Melayu yang dibawakan pelaku seni, pelajar, dan komunitas budaya.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat desa. Selain menjaga warisan leluhur, budaya juga berperan memperkuat solidaritas sosial, membangun karakter generasi muda, dan memperkokoh identitas daerah di tengah tantangan global, sebagaimana diberitakan Mediapatriot, Kamis, (18/06/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Sengketa Lahan Desa di Inhil Masuk Meja DPR RI

PDF đź“„JAKARTA – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memastikan …

Kementan Libatkan KPK dan Aparat untuk Awasi Program Benih Rp10 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sistem pengawasan program penyediaan dan pengembangan benih perkebunan …

Warga Bingin Jungut Desak Penyelesaian Cepat Pengembalian Lahan Plasma

PDF đź“„MUSIRAWAS – Pengembalian lahan plasma seluas 149 hektare kepada masyarakat Desa Bingin Jungut memasuki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *