TELUK MERANTI – Jalan utama menuju SMP Negeri 3 di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, mengalami kerusakan parah yang sudah berlangsung selama dua tahun, memicu keresahan masyarakat desa terhadap keselamatan dan akses pendidikan. Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar aktivitas sehari-hari dan mobilitas pelajar kembali lancar.
Kepala Desa (Kades) Kuala Panduk, Tomjon, mengatakan bahwa meski jalan tersebut dibangun sekitar 15 tahun lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), perbaikan belum terealisasi. ‘’Jalan ini sudah dibangun selama kurang lebih selama 15 tahun oleh Pemkab Pelalawan melalui Dinas PUPR, tapi kerusakan jalan yang terjadi sudah dialami masyarakat selama dua tahun belakangan ini. Sampai saat ini tidak ada perhatian dari instansi terkait untuk perbaikan, masyarakat Desa Kuala Panduk sudah lama dambakan perbaikan jalan utama SMPN 3 Teluk Meranti tersebut,’’ ujarnya.
Tomjon menambahkan bahwa warga desa telah mengajukan perbaikan melalui musyawarah tingkat kecamatan, namun belum mendapat respons. Lubang besar di jalan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari. ‘’Risiko besar kalau masyarakat yang lewat di jalan sana jika malam hari, dimana kondisi yang parah masyarakat harus lebih berhati-hati. Sudah sering terjadi kecelakaan, tapi masih luka ringan. Saya berharap perhatian dari Pemkab untuk memperbaikinya, jangan ada korban meninggal dunia baru diperbaiki,’’ tambahnya.
Menanggapi keluhan warga, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan, Irham Nisbar, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Malanton Lumban Gaol, menegaskan komitmen pemerintah untuk segera melakukan pembangunan. ‘’Kita akan segera turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi jalan tersebut. Sehingga nantinya pembangunan jalan tersebut akan kita realisasikan pada tahun ini sehingga tidak dikeluhkan warga setempat,’’ tutupnya.[]
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara