Warga Desa Sayung Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Pakai Donasi

DEMAK – Warga Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mengambil langkah kreatif untuk memperbaiki Jalan Sayung-Purwosari yang rusak akibat banjir tahunan. Pembangunan tahap kedua sepanjang 102 meter ini dibiayai sepenuhnya melalui kotak amal dari pengguna jalan dan donasi warga, melanjutkan pembangunan tahap pertama sepanjang 196 meter. “200 pertama sudah berhasil, tepatnya panjang 196, lebar 4,5 meter, tingginya 12 cm, tahap 2 kemarin saya ukur 102 meter,” ujar Halim, salah satu inisiator, melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026). Pembangunan tahap kedua diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 60 juta, sementara progres pekerjaan saat ini telah lebih dari 50 persen. “Sambil jalan, ini sudah habis Rp 26 juta, jujur saja sebagian kami talangi dulu demi kelancaran progres,” tambah Halim.

Menurut Halim, jalan tersebut merupakan jalur vital bagi kegiatan ekonomi, anak sekolah, dan karyawan. Dukungan masyarakat terus mengalir, termasuk donasi dari sejumlah individu. “Alhamdulillah karena di sini jalan ekonomi, jalan sentral anak sekolah lewat sini, karyawan lewat sini, Alhamdulillah agak cepat, sama teman-temannya ada donatur 500, ada sejuta,” tuturnya.

Kondisi ini muncul karena Desa Sayung rutin dilanda banjir setiap tahun, yang mengikis dan merusak infrastruktur jalan. Halim menuturkan, banjir membuat anak-anak sekolah terjatuh dan karyawan, terutama perempuan, enggan melewati jalur tersebut. “Imbas banjir itu, anak-anak sekolah pada jatuh, yang karyawan perempuan itu tidak berani lewat akhirnya efek negatif itu sangat banyak, terus punya ide seperti itu,” jelasnya. Pemerintah Desa (Pemdes) Sayung dianggap kewalahan menangani banjir sehingga inisiatif perbaikan secara mandiri muncul dari warga. “Seandainya Pemerintah Desa sigap pun, saya yakin jalan ini tidak tersentuh, karena ngurus banjir aja sudah bingung,” ujarnya sembari terkekeh.

Camat Sayung, Sukarman, mengungkapkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Kades Sayung, jalan tersebut lama tidak tersentuh pembangunan. “Kebetulan mungkin untuk beberapa tahun terakhir di pedukuhan tersebut belum kebagian kegiatan dana desa,” kata Sukarman melalui sambungan telepon, Jumat (27/2/2026). Ia menambahkan bahwa APBDes Sayung rendah, namun tetap berharap Pemdes mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan. Sukarman mengapresiasi inisiatif warga. “Kita support sepenuhnya terkait swadaya masyarakat untuk perbaikan jalan di lingkungan masing-masing. Bagaimana pun juga, kepedulian warga yang luar biasa sehingga ikut prihatin, ikut membangun desanya,” tutupnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Mungguk dan Kampung Tebal Butuh Penanganan Longsor Serius

PDF đź“„SEKADAU – Ruas jalan Masjid At-Taqwa RT 001, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, mengalami …

Desa Klino Jadi Model Proyek Jalan Berkualitas dan Transparan

PDF đź“„BOJONEGORO – Warga Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, kini mendapat kemudahan akses berkat …

Sungai Subayang Meluap, 8 Desa di Kampar Terdampak Banjir

PDF đź“„KAMPAR – Banjir yang disebabkan luapan Sungai Subayang di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *