Desa Ngadirejo Jadi Puncak Program Transformasi Pertanian Digital

TUBAN, DESA – NUSANTARA: Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, menjadi penutup rangkaian program pemberdayaan desa berbasis teknologi sepanjang tahun 2025 melalui kegiatan yang fokus pada transformasi sektor pertanian. Kegiatan ini sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan Program Desa Sejahtera Musim ke-3 yang telah menjangkau delapan desa lintas provinsi.

Penutupan program tersebut mencatat partisipasi tertinggi masyarakat selama pelaksanaan program berlangsung, dengan kehadiran sekitar 2.900 warga di satu lokasi. Tingginya antusiasme ini mencerminkan besarnya kebutuhan masyarakat desa terhadap inisiatif sosial yang memadukan teknologi dan pemberdayaan ekonomi secara langsung.

Kabupaten Tuban dipilih sebagai lokasi puncak kegiatan karena karakteristik wilayah pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian dan perikanan. Kondisi tersebut menjadikan penerapan teknologi sebagai strategi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi kerja serta produktivitas hasil pertanian.

Pendekatan pemberdayaan dilakukan dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan inovasi modern. Kegiatan diawali dengan pertunjukan Tari Gendewo oleh siswa sekolah dasar setempat yang mewakili nilai kekuatan, fokus, dan semangat kemajuan sebagai fondasi pembangunan desa.

Sebagai dukungan konkret di sektor pertanian, diserahkan satu unit drone pertanian DJI T10 dan mesin pompa air kepada Kelompok Tani Tri Mulya Tani. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan irigasi, penyemprotan tanaman, serta pengolahan lahan secara lebih efektif dan efisien.

Penguatan program tidak berhenti pada penyediaan alat. Tiga warga Desa Ngadirejo juga mendapatkan sertifikasi operator drone pertanian untuk memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara aman, berkelanjutan, dan tepat guna. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk membentuk pusat pembelajaran teknologi pertanian di tingkat lokal.

Kepala Satgas Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian BRMP Mektan, Tri Saksono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.
“Pemanfaatan drone pertanian seperti ini sangat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kerja dan hasil panen. Program yang melibatkan pelatihan operator lokal akan memberikan dampak jangka panjang bagi desa,” katanya.

Penyusunan kegiatan juga melibatkan mitra strategis dari sektor industri. Kehadiran berbagai produk teknologi dan kebutuhan masyarakat memperkuat interaksi langsung dengan warga melalui aktivitas edukatif dan product sampling yang disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, program pemberdayaan Desa Sejahtera diharapkan mampu menjadi model pengembangan desa berbasis teknologi yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung modernisasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Musrenbangdes Sindangkarya Bahas Prioritas Pembangunan 2026

PDF đź“„PANDEGLANG, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menggelar …

Desa Badran Gelar BFS Kades Cup 2026 untuk Anak Usia Dini

PDF đź“„TEMANGGUNG, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, menggelar turnamen sepak …

Kades Sindang Tekan Harga Telur Lewat Budidaya Ayam Petelur

PDF đź“„INDRAMAYU, DESA – NUSANTARA: Seorang kepala desa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, membuktikan bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *