TANAH, LAUT DESA – NUSANTARA: Keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Mulia, Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, dalam mengelola usaha desa secara profesional mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Pengelolaan BUMDes tersebut bahkan dinilai telah melampaui skala daerah dan layak menjadi rujukan nasional.
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah Laut, M. Sahid, dalam Musyawarah Desa Laporan Pertanggungjawaban Tutup Buku Tahun 2025 BUMDes Berkah Mulia yang digelar di Kintap.
“BUMDes Berkah Mulia bukan lagi berada di level kabupaten, tetapi sudah menjadi contoh di tingkat regional bahkan nasional,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tala M Sahid menyampaikan pesan Bupati Tala.
Keberhasilan tersebut, menurut M. Sahid, tidak terlepas dari pengelolaan usaha yang dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat desa. Model tata kelola ini dinilai mampu menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi warga.
“Ini bukti bahwa pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat mampu menghasilkan dampak ekonomi yang nyata,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 BUMDes Berkah Mulia berhasil mencatatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) lebih dari Rp200 juta. Angka tersebut mencerminkan peran strategis BUMDes dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa.
“Ini menunjukkan bahwa BUMDes mampu menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat,” ucapnya.
Selain kontribusi terhadap PADes, BUMDes Berkah Mulia juga berhasil membukukan omzet hingga Rp10 miliar selama 2025. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut pun menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai keberhasilan ini patut dijadikan contoh bagi BUMDes lain.
Keberhasilan BUMDes Berkah Mulia, papar dia, perlu dijadikan rujukan bagi BUMDes lain di Kabupaten Tanah Laut.
Sebagai tindak lanjut, Dinas PMD mendorong desa-desa lain untuk melakukan studi tiru ke Desa Bukit Mulia guna memperkuat tata kelola dan pengembangan usaha desa berbasis potensi lokal.
“Oleh karena itu, terang Sahid, Dinas PMD juga mendorong desa-desa lain untuk belajar langsung ke Desa Bukit Mulia guna memperkuat tata kelola usaha desa.”
Lebih lanjut, M. Sahid menegaskan bahwa pengelolaan BUMDes yang profesional, transparan, dan akuntabel merupakan pilar penting penggerak ekonomi desa ke depan.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembinaan, pengawasan serta kemitraan strategis antara BUMDes, pemerintah desa dan dunia usaha,” demikian tegas M Sahid.
Redaksi01-Alfian Â
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara