BREBES, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Kabupaten Brebes menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia), disertai pemeriksaan kesehatan gratis, di Balai Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes dan menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.
Pelayanan terpadu tersebut menyasar kelompok rentan yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan pemerintahan dan kesehatan. Dengan mendatangi desa secara langsung, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh warga memperoleh hak pelayanan secara merata dan mudah dijangkau.
Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM menegaskan, kegiatan itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus refleksi perjalanan panjang Kabupaten Brebes selama 348 tahun.
“Sudah 348 tahun, dan hari ini kami menghadirkan pelayanan adminduk sekaligus cek kesehatan gratis untuk bapak ibu semuanya. Ini adalah wujud kehadiran Pemerintah Kabupaten Brebes agar pelayanan bisa dirasakan langsung, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun sampai ke balai desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas dan lansia dirancang untuk mengatasi hambatan akses yang kerap dialami kelompok tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan dasar.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan seluruh warga, khususnya saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan para lansia, mendapatkan pelayanan yang layak,” tegasnya.
Selain pengurusan dokumen kependudukan, warga juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis lengkap dengan pemberian obat sesuai keluhan. Bupati pun mengingatkan masyarakat, terutama lansia, untuk lebih menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Nanti bapak ibu akan dicek kesehatannya. Yang gatal minta obat gatal, yang pusing minta obat pusing, yang flu minta obat flu. Semua akan dilayani oleh petugas medis yang sudah disiapkan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran perangkat daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan layanan terpadu tersebut.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.
Bupati juga memohon doa masyarakat agar berbagai harapan pembangunan Brebes pada tahun 2026 dapat terwujud, khususnya terkait peningkatan infrastruktur yang selama ini menjadi aspirasi warga. Ia menyebutkan, pembangunan di wilayah Losari dan Banjarharjo akan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, Darso (65), warga setempat, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang dihadirkan pemerintah daerah.
“Pelayanan ini meningkatkan akses kesehatan, mengurangi beban biaya, dan bisa mendeteksi penyakit lebih dini. Kami jadi bisa berobat dan mendapat obat tanpa khawatir biaya,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur perangkat daerah terkait, jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta warga sekitar yang memanfaatkan layanan yang disediakan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara