KAMPAR, DESA – NUSANTARA: Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. mengawali kunjungan kerjanya di Kecamatan Tapung Hulu dengan melakukan panen jagung pipil sekaligus meresmikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Smart Serasi di Desa Tanah Datar, pada Senin (22/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Kampar menyampaikan rasa bahagia karena kunjungan tersebut memiliki makna emosional baginya. Ia mengungkapkan bahwa Kecamatan Tapung Hulu merupakan wilayah yang pernah lama menjadi tempat tugasnya, sehingga kunjungan ini terasa seperti pulang kampung.
“Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT kita dapat bertemu dalam kegiatan yang sangat membahagiakan ini. Tapung Hulu memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan tugas kami,” ujar Ahmad Yuzar.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Nurilahi Ali, SP, M.MA, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si, Camat Tapung Hulu Nuryadi, serta para kepala desa se-Kecamatan Tapung Hulu.
Ahmad Yuzar mengapresiasi Pemerintah Desa Tanah Datar dan Pemerintah Kecamatan Tapung Hulu yang dinilai konsisten mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan.
Menurutnya, kehadiran BUMDes Smart Serasi merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Dengan pengelolaan yang profesional serta dukungan digitalisasi, BUMDes diharapkan mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“BUMDes ini menjadi fondasi penting dalam menggerakkan ekonomi desa. Dengan manajemen yang baik dan komoditas unggulan, saya yakin BUMDes Smart Serasi dapat berkembang dan bersaing,” tegasnya.
Bupati Kampar juga memberikan apresiasi atas keberhasilan masyarakat Desa Tanah Datar dalam menjalankan program penanaman jagung hingga memasuki masa panen. Pemerintah Kabupaten Kampar sendiri telah menyalurkan bantuan bibit jagung sebanyak dua ton untuk lahan seluas 40 hektare, yang sebagian besar berada di Desa Tanah Datar.
Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan masa jeda replanting sawit dengan menanam jagung atau komoditas pangan lainnya guna menjaga stabilitas ekonomi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara