BEKASI DESA NUSANTARA Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibening, Anton Suryana, mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) agar segera memperbaiki Jalan Amaraden yang hingga kini masih mengalami kerusakan cukup parah.
Anton menjelaskan, kerusakan jalan tersebut bermula dari peralihan arus kendaraan saat dilakukan pengecoran Jalan Satu Serang beberapa waktu lalu. Akibat kebijakan tersebut, Jalan Amaraden yang sejatinya merupakan jalan desa dijadikan jalur alternatif sementara. Kini, kondisi jalan itu mengalami kerusakan berat akibat peningkatan volume kendaraan yang melintas.
Ia menegaskan bahwa kerusakan jalan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas warga, terutama pelajar dan perangkat desa yang setiap hari melintas di jalur itu. Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi jalan yang berlubang dan becek juga berpotensi membahayakan pengguna kendaraan, terutama pada musim hujan.
Menurut Anton, BPD Cibening bersama pemerintah desa telah beberapa kali menyampaikan laporan kondisi jalan kepada instansi terkait, namun hingga kini belum ada tindak lanjut konkret. Ia berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti keluhan warga dengan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar penambalan sementara.
Desakan ini mencerminkan harapan masyarakat agar pemerintah daerah lebih sigap dalam menjaga infrastruktur desa yang menjadi akses vital kegiatan ekonomi dan sosial warga. Jalan Amaraden sendiri merupakan penghubung penting antara permukiman warga, fasilitas pendidikan, dan pusat kegiatan desa Cibening.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara