SULAWESI TENGGARA – Sekitar 60 warga bersama petugas gabungan turun langsung membantu memadamkan kebakaran yang melanda sekitar 1 hektare hutan sagu di Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe (Konawe), Kamis (27/8/2026). Keterlibatan warga mempercepat pengendalian api yang sempat membesar di kawasan tersebut.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 Wita setelah Misrawati (34), warga setempat, melihat kabut asap dari arah belakang rumahnya ketika sedang menjemur pakaian. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa (Kades) Tanggobu untuk diteruskan kepada petugas.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim gabungan. Sekitar pukul 12.40 Wita, satu regu Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03 Lambuya bersama tim pemadam kebakaran menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Sebagaimana diberitakan TribunnewsSultra, Kamis, (27/08/2026), penanganan melibatkan delapan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), enam personel Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya, 25 petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Konawe, dua personel dari Kecamatan Lambuya, serta sekitar 60 warga.
Api sempat membesar dan membakar kawasan yang ditumbuhi pohon sagu. Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman harus dilakukan bersama-sama agar api tidak meluas ke area lain.
Danpos Koramil 1417-03 Lambuya Musrin mengatakan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembakaran pohon sagu untuk membuka lahan persawahan.
“Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun, dugaan sementara ada warga yang sengaja membakar pohon sagu untuk membuka lahan persawahan,” jelasnya.
Kebakaran di kawasan hutan sagu tersebut menjadi perhatian karena selain berpotensi meluas, asap yang ditimbulkan dapat memengaruhi kondisi udara di sekitar permukiman warga. Pengendalian api sejak awal menjadi penting untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Keterlibatan puluhan warga bersama unsur pemerintah, aparat keamanan, dan petugas Damkar menunjukkan respons bersama dalam menghadapi kebakaran lahan di wilayah desa. Hingga api berhasil dikendalikan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan memerlukan penelusuran lebih lanjut. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara